
China Membuat Volvo Meraih Untung

"Saya bisa katakan bahwa kami kemnbali ke hitam (untung)," kata Samuelsson dalam wawancara dengan harian keuangan Swedia, Dagens Industri, di Pameran Otomotif Detroit, AS.
"Tahun lalu kami fokus pada dua hal: pengendalian biaya dan pasar China. Dan kami berhasil," kata Samuelsson.
Dia menjelaskan bahwa Volvo Cars telah menghemat ongkos produksi 1,5 miliar kronor (232 juta dolar AS) tahun itu, sedangkan penjualan di China meningkat 46 persen.
Perusahaan ini telah putiuh dari satu semester pertama tahun itu yang masih merah (rugi) dengan menelan kerugian 778 juta kronor.
Pada 2010 Volvo Cars diakuisisi Geely yang memproduksi merek-merek seperti Geely, Gleagle, Emgrand dan Englon, demikian AFP.
Pewarta: Antaranews
Editor:
Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
