Logo Header Antaranews Jateng

Pengembangan Bandara Wirasaba Diminta Dikaji Ulang

Selasa, 22 Oktober 2013 14:42 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang warga memotret pesawat udara yang akan mendarat dengan kamera ponselnya. (Foto Antara)

"Jangan sampai setelah dibangun menjadi bandara komersial ternyata Bandara Wirasaba tidak terurus dan menjadi terbengkalai akibat berbagai hal," kata anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah Wahyudin Noor Ali di Semarang, Selasa.

Menurut dia, pengembangan Pangkalan Udara Wirasaba dari bandara perintis menjadi bandara komersial itu sebetulnya tidak perlu karena dilihat kondisi geografisnya dan aktivitas penduduknya.

Politisi Partai Amanat Nasional itu menilai jika mayoritas masyarakat setempat harus dimintai pendapat terkait dengan rencana pengembangan Bandara Wirasaba.

"Jangan sampai yang dijadikan dasar untuk mengembangkan bandara itu hanya berdasarkan usulan dari beberapa orang saja, sedangkan sebagian besar masyarakat ternyata merasa tidak butuh dengan adanya bandara komersial," ujarnya.

Anggota Komisi C DPRD Jateng Khafid Sirotudin menambahkan jika pengembangan Bandara Wirasaba itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

"Lebih baik jika anggaran pengembangan bandara tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat yang lebih mendesak saat ini karena menurut saya, masyarakat setempat belum terlalu membutuhkan alat transportasi udara," katanya.

Kalau masyarakat belum membutuhkan sarana transportasi udara, katanya, maka maskapai penerbangan juga tidak ada yang membuka jalur penerbangan ke Bandara Wirasaba.

Seperti diwartakan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan kerja ke Purwokerto, Selasa (8/10), menyatakan keseriusannya dalam mengembangkan Pangkalan Udara Wirasaba menjadi bandara komersial.

"Saya sudah bertemu dengan Bupati Purbalingga, Bupati Wonosobo, Bupati Banyumas, Bupati Kebumen, Bupati Banjarnegara termasuk Bupati Cilacap, kita akan mendorong untuk membicarakan pada level pusat. Saya akan akselerasi ini," ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut Ganjar, seluruh pihak terkait dengan pengembangan Bandara Wirasaba harus melakukan tata ulang, tidak hanya sekadar pengurusan izin.

"Saya berharap apa yang sudah jadi kajian lama tidak berubah sehingga kalau ada proses administrasi yang belum selesai akan saya selesaikan," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026