Logo Header Antaranews Jateng

Ada Cacing Hati pada Sapi Kurban di Banyumas

Selasa, 15 Oktober 2013 12:02 WIB
Image Print
Ilustrasi.Petugas Dinas Peternakan Provinsi Jawa timur memeriksa gigi dan mulut sapi. Pemeriksaan itu sebagai pengawasan kesehatan hewan kurban sehingga menjamin hewan yang dipotong aman dikonsumsi. ANTARA FOTO/Sahlan kurniawan

"Pada Hari Raya Idul Adha ini, RPH Mersi melayani pemotongan hewan kurban berupa sapi sebanyak 14 ekor dan kambing lima ekor," kata petugas Disnakkan Banyumas, drh. Ponco Edi, di RPH Mersi, Purwokerto, Selasa.

Saat dilakukan pemeriksaan, kata dia, pihaknya menemukan cacing hati pada lima ekor sapi yang telah disembelih.

Menurut dia, rata-rata hati yang terinfeksi oleh cacing mencapai 50 persen sehingga masuk dalam kategori berat.

"Hati yang terinfeksi cacing hati itu langsung kita afkir, kita hilangkan bagian yang terkena infeksi," katanya.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan adanya sapi yang hatinya terinfeksi cacing hati hingga 100 persen.

Menurut dia, pihaknya kemungkinan akan menemukan cacing hati karena hingga saat ini belum seluruh sapi yang dijadikan sebagai hewan kurban tersebut disembelih.

Sementara untuk kambing, kata dia, cenderung lebih tahan terhadap serangan cacing hati.

Salah seorang warga, Sri Endah Kusuma mengaku sengaja menyembelih hewan kurbannya di RPH Mersi karena ada dokter hewannya.

"Di sini kan ada dokter hewannya. Jadi, kalau ada hati yang rusak, bisa ketahuan," kata dia yang berkurban satu ekor sapi.

Dengan demikian jika hati itu tidak terinfeksi cacing hati, kata dia, dapat turut dibagikan bersama daging kurban sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat.

"Kebetulan pula rumah saya dekat, sehingga memilih RPH Mersi untuk penyembelihan hewan kurban," kata dia yang tercatat sebagai warga Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026