Logo Header Antaranews Jateng

Empat Cabang Berangkat Lebih Awal

Selasa, 27 Agustus 2013 15:09 WIB
Image Print
ilustrasi

Ketua KONI Kota Semarang Ikhwan Ubaidillah di Semarang, Selasa, mengatakan keempat cabang olahraga tersebut adalah bola basket, dayung, balap motor, dan futsal. Mereka berangkat pada 2 Oktober 2013 sedangkan kontingen besar baru berangkat pada 7 Oktober mendatang.

Menurut dia, keberangkatan lebih awal ini untuk menyesuaikan diri dengan venue yang ada pada Porprov Jateng mendatang. "Kontingen besar Kota Semarang baru berangkat pada 7 Oktober dan dilepas Plt Wali Kota Hendrar Prihadi," katanya.

Menyinggung kendala yang dihadapi oleh kontingen menghadapi Porprov Jateng, Sekum KONI Kota Semarang Mochtar mengatakan yang menjadi kendala sekarang ini adalah karena belum mengetahui kuota kontingen yang masuk kampus dan nonkampus.

"Kami belum tahu berapa atlet yang menjadi tanggung jawab panitia (kampus) dan berapa yang menjadi tanggung jawab kontingen. Kami berharap KONI Jawa Tengah selaku penitia besar segera menentukan kuota atlet masing-masing kontingen," katanya.

Ia menambahkan persiapan kontingen sekarang ini baru memasuki tahapan kelengkapan kontingen seperti seragam atlet dan lain sebagainya. "Sekarang ini masih dalam proses lelang dan diharapkan satu hingga dua hari mendatang sudah diketahui siapa pemenang lelang tersebut," katanya.

Kemudian, lanjut dia, pada 30 September mendatang perlengkapan kontingen sudah bisa diberikan kepada masing-masing atlet mengingat pada 2 Oktober sudah ada cabang olahraga yang diberangkatkan ke Kabupaten Banyumas.

Sementara itu Wakil Ketua Umum II (bidang pembinaan dan prestasi) Irwan P Cahyo menambahkan bahwa saat ini ada 25 atlet utama yang dijamin minumal bisa meraih dua medali emas.

Kemudian untuk cabang olahraga, kata dia, KONI Kota Semarang berharap besar pada cabang angkat besi/berat dan binaraga yang diharapkan bisa meraih 21 medali emas, kemudian cabang senam meraih 20 emas, sedangkan dirgantara dan sepatu roda masing-masing bisa meraih sembilan emas.

"Kalau dari 25 atlet, minimal bisa meraih dua medali emas maka kita sudah bisa mengantongi 50 keping emas. Semoga target meraih 157 emas bisa terealisasi," katanya.

Ia menambahkan, keputusan pemerintah Kota Semarang untuk menetapkan bonus Rp45 juta per emas berdampak luar biasa dan ini dibuktikan dengan banyak atlet yang makin mantap berlatih dan loyal kepada Kota Semarang.

Ia mengakui, memang sejumlah atlet andalannya seperti perenang Kavita Chrisna pindah ke Tegal kemudian pebiliar putri Amanda Rahayu memilih Kudus. "Kavita pergi tetapi kami memiliki Ignatius yang diharapkan bisa meraih minimal lima medali emas dari kolam renang," katanya.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026