Logo Header Antaranews Jateng

Bus "Doa Mama" Terguling di Wonosobo

Selasa, 20 Agustus 2013 18:22 WIB
Image Print

Tergulingnya bus yang diduga akibat rem tidak berfungsi baik itu tidak ada korban jiwa, namun kecelakaan mengakibatkan jalur Temanggung-Wonosobo macet sekitar dua kilometer.

Sebelum terguling, bus yang dikemudikan Supriyanto warga Karanglewas, Banyumas tersebut sempat menabrak mobil "pick up" bernomor polisi H 1764 PS yang melaju di depan bus.

Kemudian bus berusaha menghindar ke kiri lalu menabrak garasi dan sebuah toko telepon seluler di pinggir jalan dan akhirnya bus terguling.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Budi Fajar mengatakan, bus melaju dari arah Semarang, sampai di turunan panjang mengalami rem blong dan menabrak mobil pick up yang melaju searah bus.

Ia mengatakan, bus tersebut juga menimpa minibus yang diparkir di garasi milik Toni.

Kondisi bus ringsek, sedangkan mobil pick up hanya mengalami penyok di beberapa bagian. Sedangkan bagian toko telepon seluler dan garasi rumah rusak.

"Pengemudi bus masih di kantor Unit Laka untuk diminta keterangan. Dugaan sementara kecelakaan terjadi karena kondisi bus yang kurang layak, tetapi masih akan kami cek lagi," katanya.

Ia menuturkan, sebanyak delapan penumpang dari sekitar 50 penumpang bus mengalami luka-luka dan sempat dibawa ke RSI dan RSUD Wonosobo. Sebanyak enam penumpang di antaranya memutuskan untuk rawat jalan karena hanya mengalami luka ringan. Sedangkan dua orang lainnya masih menjalani observasi.

Seorang penumpang, Mulyadi (25) mengaku kaget dengan kecelakaan itu karena ketika itu bus melaju pelan.

"Saya naik dari Parakan menuju Wonosobo dan duduk di belakang sopir. Waktu kecelakaan tadi saya kaget jadi langsung mundur dan keluar menyelamatkan diri," katanya.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026