
H-10, Diterapkan Rekayasa Lalin "Flyover" Kalibanteng
Kamis, 25 Juli 2013 14:25 WIB

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang Agus Harmunanto di Semarang, Kamis menjelaskan rekayasa lalu lintas tersebut diperkirakan mulai berlaku pada H-10 hingga H+10 Lebaran 2013 serta menyesuaikan kondisi di lapangan.
"Jika selama ini arus lalu lintas 'flyover' Kalibanteng dari arah Pelabuhan Tanjungmas, maka nantinya akan direkayasa menjadi dari arah barat menuju pelabuhan," katanya.
Hal tersebut dilakukan karena pada arus mudik Lebaran akan banyak kendaraan dari arah barat yang masuk ke Semarang.
Persimpangan Bundaran Kalibanteng sebelumnya merupakan pintu masuk utama ke Kota Semarang dengan enam persimpangan yakni Jalan Yos Sudarso, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pamularsih, Jalan Abdurrahman Saleh, Jalan Siliwangi, dan Jalan Bandara Ahmad Yani.
Adanya "flyover" Kalibanteng yang saat ini sudah berfungsi mampu mengalihkan sekitar 50 persen pergerakan lalu lintas di persimpangan dan mengurangi kepadatan kendaraan di ruas Jalan Siliwangi, Jalan Jendral Sudirman, dan Jalan Yos Sudarso.
Selain itu, juga mampu mengurangi antrean kendaraan dari arah barat di traffic light sekitar Bundaran Kalibanteng.
Keberadaan "flyover" Kalibanteng diharapkan juga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian Jawa Tengah dan Kota Semarang.
Pewarta: Nur Istibsaroh
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
