
Ical: Pendidikan Harus Membumi

"Betapa indahnya tari gambyong yang dimainkan anak-anak dan anak-anak TK yang bermain drum band tampak sangat menarik. Mereka menghargai betul tentang budaya, yang satu budaya Jawa dan yang satu budaya masyarakat dunia," katanya di Magelang, Kamis.
Ia mengatakan hal tersebut usai bertatap muka dengan petani salak di lereng Gunung Merapi di Desa Sudimoro, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Temanggung. Pada acara tersebut disuguhkan kesenian tari gambyong dan drum band oleh anak-anak TK.
Pada kesempatan tersebut Aburizal Bakrie juga melakukan panen salak di sebuah kebun milik Sarimin, warga Sudimoro. Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Magelang Sunarno dan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jateng Wisnu Wardono serta sejumlah pengurus DPP Partai Golkar.
"Tadi kami lihat anak-anak menari gambyong, luar biasa indahnya kemudian ada yang bermain drum band. Mereka menghargai betul tentang budaya, yang satu budaya Jawa dan yang satu budaya masyarakat dunia." katanya.
Aburizal mengatakan bangsa ini harus menghargai Hari Pendidikan, bukan saja sekadar memperingati tetapi pendidikan itu sangat penting dan merupakan dasar bagi kesejahteraan.
"Kita semua harus membuat seluruh rakyat Indonesia bisa sekolah tanpa terkecuali, paling sedikit selama 12 tahun, maksudnya hingga lulus tingkat SLTA, oleh karena itu pendidikan harus gratis," katanya.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
