Logo Header Antaranews Jateng

Stok Daerah PMI Menipis

Senin, 25 Maret 2013 06:12 WIB
Image Print
Seorang petugas memeriksa stok darah di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Indramayu, Jawa Barat, Senin (21/1). Persediaan darah semakin menipis meski permintaan donor meningkat pada kondisi cuaca buruk yang memicu terjangkitnya penyakit DBD.

"Padahal kebutuhan darah setiap hari berkisar antara 40 hingga 50 kantong," kata Direktur Unit Transfusi Darah Cabang (UTDC) PMI Kabupaten Kudus Anna Thesia di Kudus, Senin.

Stok darah 66 kantong tersebut, meliputi golongan darah A sebanyak 35 kantong, B sebanyak 16 kantong, O sebanyak 9 kantong, dan AB sebanyak enam kantong.

Minimnya stok tersebut, kata dia, karena tingginya permintaan dari sejumlah daerah.

Ia mengakui UTDC PMI Kudus menjadi barometer stok darah, karena melayani permintaan dari sejumlah daerah di wilayah eks-Keresidenan Pati.

"Terkadang, kami memang khawatir stok darah akan cepat habis karena melayani permintaan dari berbagai daerah," katanya.

Untuk itu, dia berupaya, mencari tambahan relawan yang bersedia menyumbangkan darahnya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026