Logo Header Antaranews Jateng

Temanggung Perlu Cermati Pilkada Daerah Lain

Rabu, 13 Februari 2013 14:00 WIB
Image Print
Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Temanggung berusaha membuka bola berisi nomor urut pada acara penetapan nomer urut peserta Pilbup Temangung 2008 di kantor KPUD Temanggung, Jateng, Selasa (29/4). Hasil pengundian tersebut menatapkan nomor

"Pelaksanaan Pilkada Temanggung yang bersamaan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng pada 26 Mei 2013 perlu mencontoh yang baik dan yang tidak baik agar ditinggalkan," katanya di Temanggung, Rabu.

Ia mengatakan hal tersebut pada pelaksanaan apel bersama organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi kepemudaan dalam rangka pelaksanaan pilkada damai.

Hasyim menuturkan, pelaksanaan pilkada merupakan ajang untuk menentukan seorang calon bupati dan wakil bupati atau gebernur dan wakil gubernur yang nantinya dapat menjadi harapan bagi masyarakat Temanggung khususnya dan masyarakat Jateng pada umumnya.

Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pilkada nanti.

"Pilihlah para calon bupati dan wakil bupati serta calon gubernur dan wakil gubernur sesuai dengan pilihan masing-masing," katanya.

Ia meminta seluruh elemen masyarakat mengedepankan kepentingan bangsa dan negara secara elegan, rasional, profesional, bermartabat, dan damai.

Selain itu, harus bersifat arif dan bijaksana terhadap hasil pilkada dengan manjaga situasi kamtibmas yang kondusif demi utuhnya nilai-nilai persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Temanggung.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Temanggung, Istantiono mengatakan pelaksanaan apel ini bertujuan mengajak semua elemen masyarakat menciptakan pelaksanaan pilkada secara damai dan tetap menjaga stabilitas keamanan daerah.

"Setelah pelaksanaan apel ini dilaksanakan gelar seni budaya untuk menghibur masyarakat dengan menampilkan kesenian sorengan, topeng ireng, kuda lumping, dan penampilan grup band dari Temanggung," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026