Logo Header Antaranews Jateng

Buruh Rokok Berharap Cagub Tolak PP 109

Jumat, 1 Februari 2013 17:30 WIB
Image Print
ilustrasi

"Jawa Tengah harus dipimpin gubernur yang mampu memberi rasa aman, nyaman dan tentram," kata Ketua FSPRTMM Jawa Tengah Edy Riyanto di Semarang, Jumat.

Menurut dia, keberadaan peraturan tersebut memunculkan rasa cemas di kalangan para buruh rokok.

Ia mengatakan dampak dari peraturan tersebut, produksi rokok akan semakin dibatasi.

"Dengan pembatasan produksi rokok, maka sama juga dengan pengurangan jam kerja buruh," katanya.

Saat ini, kata dia, jumlah buruh yang menjadi anggota serikat pekerja ini mencapai sekitar 132 ribu orang.

Dari jumlah itu, kata dia, sekitar 105 ribu buruh di antaranya bekerja di industri rokok.

Menurut dia, para pekerja di industri rokok mengharapkan gubernur yang peduli pada nasib mereka.

Ia mengatakan para buruh memiliki kekecewaan terhadap Gubernur Bibit Waluyo yang dinilai kurang peduli terhadap buruh pabrik rokok.

"Dari sejumlah pernyataan beliau seputar rokok, kami tidak bisa berharap banyak kepada Pak Bibit," katanya.

Oleh karena itu, salah satu kandidat gubernur yang diharapkan dapat memperjuangkan nasib para buruh rokok, lanjut dia, yakni Hadi Prabowo yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026