
BPI dan Pemkab Batang segera Bahas CSR

"Soal CSR PLTU Batang segera kami bahas bersama dengan pemkab setempat agar lebih mudah dalam pelaksanaanya," kata Pimpinan PT BPI Batang, Ari Wibowo di Batang, Kamis.
Menurut dia, selain soal CSR, PT BPI juga akan membahas persoalan pembebasan lahan untuk proyek PLTU yang sempat tertunda beberapa bulan terakhir ini.
Semula, kata dia, jadwal peletakan batu pertama proyek PLTU Batang pada bulan Oktober 2012, namun sempat mundur menjadi akhir tahun 2012, kemudian tertunda lagi.
Kendati demikian, dia optimistis peletakan batu pertama proyek pembangunan PLTU itu akan berlangsung pada bulan Oktober 2013.
"Kami akan membenahi mengenai penyelesaian pembebasan lahan milik warga, termasuk masalah administrasinya. Kami optimistis peletakan batu pertama pembangunan proyek PLTU pada Oktober mendatang," katanya.
Assisten II Setda Kabupaten Batang, Sukisno, mengatakan bahwa pelaksanaan CSR yang diprogramkan oleh PT BPI bersama dengan pemkab sebagai upaya mengantisipasi terjadinya tumpang-tindih dengan program berasal dari dinas instansi setempat.
"Program CSR PLTU berasal dari PT BPI kami harapkan tepat sasaran bagi masyarakat dan tidak tumpang-tindih dengan program pemberdayaan yang dilakukan dinas instansi terkait," katanya.
Menurut dia, dengan mundurnya jadwal pelaksanaan peletakan baru pertama megaproyek PLTU Batang, sebaiknya disikapi dengan bijaksana oleh semua pihak.
"Selain itu, masih ada kesempatan yang panjang pada masyarakat untuk mengkaji MoU antara Pemkab Batang dan PT BPI sehingga keputusan yang diambil nantinya benar-benar matang," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
