
Final Inter Island Cup Tetap di Solo

"Pendekatan sebenarnya telah dilakukan manajemen Sriwijaya FC ke PT Liga Indonesia agar final digelar di Palembang, tapi akhirnya ditetapkan sesuai rencana awal yakni di Solo," kata Hendri di Palembang, Selasa.
Meski kecewa, tapi manajemen tim tetap menerima keputusan itu lantaran PT Liga Indonesia beralasan demi kepentingan organisasi.
"PT LI ingin menghemat waktu dan biaya, karena pada 21-22 Desember sudah diagendakan kegiatan pertemuan manajer Divisi Utama, media officer, dan panitia pelaksana Liga Super Indonesia," katanya.
Selain itu, pertandingan final tetap digelar di Solo sebagai apresiasi bagi Diego Mendieta (mantan pemain Persis Solo) yang meninggal karena sakit beberapa waktu lalu.
Kematian pemain asing profesional itu mengundang perhatian publik karena sakit yang diderita bersamaan dengan penundaan pembayaran gaji selama enam bulan.
"Kematian Diego Mendieta ini cukup mengetuk nurani para pencinta sepak bola Tanah Air, apalagi bagi pelakunya sendiri sehingga pertandingan final IIC akan ditujukan untuk mengenang pemain asal Paraguay itu dengan harapan kejadian serupa tidak terulang lagi," ujarnya.
Ia menambahkan, manajemen klub tidak mempermasalahkan mengenai daerah tempat pertandingan karena Solo dianggap kota yang netral oleh Sriwijaya FC dan Persisam Samarinda.
"Laskar Wong Kito" pun mematok target maksimal untuk menjaga gengsi sebagai juara Liga Super Indonesia musim lalu.
"Gelar juara IIC ini sangat penting bagi Sriwijaya FC meski sebatas ajang pramusim tapi berguna untuk kepercayaan diri tim melakoni kompetisi Liga Super Indonesia musim depan," ujarnya.
Sriwijaya FC sebagai tim peraih gelar terbanyak di Indonesia sempat merasakan gelar juara IIC pada 2010 yakni saat era kepemimpinan pelatih Ivan Kolev.
Sementara pada 2012, langkah tim besutan Kas Hartadi ke final ini cukup berliku setelah hanya berselisih dua angka dengan Persija pada penyisihan grup (dua kali menang, dan satu kali kalah), dan mengalahkan Arema Indonesia dengan skor tipis 1-0 pada semifinal.
Pewarta: -
Editor:
hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
