Logo Header Antaranews Jateng

Menpora Dinilai Gagal Bina Sepak Bola

Senin, 3 Desember 2012 12:58 WIB
Image Print
M. Jusuf Rizal


"Prestasi sepak bola yang tidak kunjung tercapai, bahkan kian terpuruk, menunjukkan gagalnya Menpora Andi A. Mallarangeng membina olahraga tersebut," katanya kepada ANTARA di Semarang, Senin.

Menurut H.M. Jusuf Rizal, semestinya pemerintah membubarkan terlebih dahulu PSSI, kemudian baru menata ulang menyusul kekisruhan yang berkepanjangan serta berdampak pada pengelolaan organisasi tersebut makin rusak.

"Sampai kiamat pun prestasi sepak bola Indonesia tidak akan bisa maju jika PSSI tidak dikelola dengan profesional dan pemerintah tidak bisa mengambil sikap mengatasi kisruh di tubuh organisasi tersebut," ujarnya.

Ia berpendapat bahwa prestasi sepak bola di Tanah Air sudah terjun bebas. Bahkan, naturalisasi juga tidak bisa menyelamatkan karena manajemennya sudah rusak.

Seharusnya, lanjut pria yang sebelumnya turut mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PSSI itu, Menpora berbekal dengan Undang Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dapat mengambil risiko dengan membekukan kepengurusan PSSI, sekalipun dengan konsekuensi kena sanksi FIFA. Masalahnya, dengan prestasi seperti sekarang ini, Indonesia bermain di luar negeri hanya mempermalukan bangsa.

Ia menegaskan bahwa lebih baik mundur selangkah, kemudian bentuk Tim Penyelamat PSSI secara transparan bersama dengan "stakeholder" sepak bola. Lalu, dibentuk pengurus baru PSSI yang telah direformasi serta bebas dari kepentingan kelompok, akuntabel, profesional, punya kapasitas, dan kapabilitas.

"Jangan seperti sekarang, yang tidak ngerti bola mau ngurus bola. Maka, pembinaan usia muda dan pembibitan tidak berjalan," katanya menandaskan.

Menurut dia, tidak adanya keberanian Menpora Andi A. Mallarangeng untuk membenahi kisruh PSSI (pecah dengan munculnya KPSI) yang bermuara rendahnya prestasi sepak bola Indonesia, menunjukkan kegagalan dalam membina olahraga sepak bola.

Jika Menpora punya ketegasan, lanjut dia, kisruh itu tidak akan berlarut-larut dan bisa dilakukan pembenahan kalau saja pada Kongres Nasional Sepak Bola di Malang Menpora benar-benar punya kepedulian besar.

"Apakah itu menunjukkan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) salah memilih Menpora? Menurut saya, Andi A. Mallarangeng memang sejak awal tidak memiliki kapasitas dan kapabilitas, " ucapnya.

Dunia olahraga tidak menunjukkan prestasi luar biasa, malah kisruh PSSI tidak bisa diselesaikan. Kemudian di sektor pemuda, kepengurusan ganda Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) juga sejak Andi menjadi Menpora tidak juga selesai.

"Jadi, jika prestasi sepak bola mau maju, menurut saya bekukan saja dulu PSSI. PSSI saat ini hanya menjadi tempat kelompok-kelompok kepentingan yang memanfaatkan sepak bola untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, bukan ingin membangun sepak bola yang memiliki prestasi gemilang," kata Jusuf Rizal yang juga memimpin LSM Indonesia Sports Watch (ISW).

Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026