
Rumah di Banyumas Tertimpa Longsor

"Rumah tersebut milik Sutir (38). Berdasarkan laporan yang kami terima, kejadian tersebut berawal dari hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi siang tadi, pukul 13.00 WIB," kata petugas Basarda Jateng, Rudi Setiawan di Purwokerto, Senin.
Akan tetapi sekitar pukul 13.45 WIB, kata dia, tebing di dekat rumah Sutir longsor dan tanahnya menimbun rumah permanen berukuran 4x6 meter itu.
Menurut dia, rumah beserta isinya hancur tertimbun tanah longsor sehingga kerugian diperkirakan mencapai Rp70 juta.
"Beruntung saat kejadian, rumah itu dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.
Ia menduga, bencana tersebut disebabkan kondisi tanah yang labil sehingga longsor ketika diguyur hujan terus menerus.
Menurut dia, kejadian tersebut ditangani pemerintah desa setempat dan warga sekitar.
Secara terpisah, prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo mengimbau warga Kabupaten Cilacap dan Banyumas terutama di daerah rawan bencana tanah longsor dan banjir untuk tetap waspada karena curah hujan hingga akhir November diprakirakan masih tinggi.
"Khusus untuk Cilacap, bulan November diprakirakan merupakan puncak musim hujan, sedangkan di Banyumas hujan lebat diprakirakan masih akan berlangsung hingga Desember--Januari," katanya.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
