
Seorang Nenek Tewas oleh Kawanan Perampok
Selasa, 6 November 2012 15:29 WIB

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh cucunya, Mayang (13), saat pulang sekolah, Selasa, sekitar pukul 12.30 WIB.
Saat itu, Mayang yang hendak masuk ke dalam rumah mendapati pintunya terkunci, sehingga dia mencoba membukanya dengan kunci cadangan yang dibawanya.
Akan tetapi, Mayang tidak bisa membuka pintu rumah dengan kunci cadangan karena kunci aslinya masih tergantung.
Oleh karena itu, Mayang segera ke rumah tetangga, Ridwan Adimulya (33), guna menanyakan keberadaan neneknya.
"Mayang datang menemui saya guna menanyakan neneknya, namun saya tidak tahu. Dia pun segera mengintip dari pintu samping dan mengetahui kalau neneknya tergeletak di lantai dalam kondisi masih pakai mukena," katanya.
Mayang yang dibantu Ridwan segera mendobrak pintu rumah tersebut dan diketahui jika Kiki Aminah berlumuran darah dengan luka robek di bagian kepala sebelah kiri dan muka lebam.
Selain itu, Mayang juga mengetahui jika kamar dalam kondisi acak-acakan.
Oleh karena itu, Ridwan dan Mayang segera melapor kepada Kepolisian Sektor Majenang.
Polisi yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara korban Kiki Aminah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang.
Berdasarkan informasi petugas RSUD Majenang, korban telah meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.
Secara terpisah, Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Rudi Darmoko melalui Kepala Subbagian Humas Ajun Komisaris Polisi Siti Khayati mengatakan pihaknya melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan di Majenang untuk mengantisipasi kemungkinan perampok tersebut kabur ke luar Majenang.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan Polres Banyumas dan Polres Brebes di Jateng serta Polres Kota Banjar dan Polres Ciamis, Jawa Barat," katanya.
Menurut dia, pihaknya hingga saat ini masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
