Logo Header Antaranews Jateng

Puluhan Sapi Kurban Terjangkit Cacing Hati

Selasa, 30 Oktober 2012 14:27 WIB
Image Print
Ilustrasi hati hewan kurban yang terinfeksi cacing hati (FOTO ANTARA/Oky Lukmansyah)

"Berdasarkan laporan yang masuk dari 528 ekor sapi dan 3.406 kambing yang disembelih saat Idul Adha di Kabupaten Temanggung, 53 ekor sapi di antaranya ditemukan cacing hati," kata Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung, Sri Widodo di Temanggung, Selasa.

Ia mengatakan, temuan tersebut kemungkinan masih bertambah karena laporan dari Kecamatan Kledung belum masuk.

Menurut dia, dari temuan tersebut sebagian memang baru berupa telur cacing dan sebagian memang sudah ada cacing dewasa.

"Melihat tingkat kerusakan jaringan hati, untuk yang kategori ringan bisa dibuang bagian yang rusak saja, sedangkan lainnya bisa dikonsumsi, sedangkan yang rusak berat harus ditanam," katanya.

Meskipun hanya rusak ringan, dia menyarankan agar hati sapi itu tidak dibuat sate, tetapi dimasak agar pemanasannya merata sehingga telur atau cacing yang tersisa bisa mati.

Ia mengatakan, dari sapi kurban yang menderita cacing hati tersebut paling banyak ditemukan di Kecamatan Jumo, yakni dari 20 ekor sapi yang disembelih ditemukan 12 ekor sapi yang menderita cacing hati.

"Hal itu bukan menunjukkan bahwa, sapi di daerah tersebut banyak menderita cacing hati, karena bisa saja sapi yang disembelih berasal dari luar Jumo," katanya.

Di Kecamatan Kaloran, katanya, dari 21 ekor sapi yang disembelih tidak ada satu pun yang menderita cacing hati.

"Padahal, pada 2011 di Kaloran selama bulan Oktober terdapat 30 ekor sapi yang mati karena terserang cacing hati. Sebulan sebelum Idul Adha memang kami telah melakukan pengobatan ternak secara massal, salah satunya pemberian obat cacing," katanya.

Ia mengatakan, dalam pemantauan tim teknis pengawas pemotongan hewan kurban Kabupaten Temanggung tidak menemukan penyakit antraks pada hewan kurban.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026