Logo Header Antaranews Jateng

Rupiah Menguat 30 Poin

Jumat, 14 September 2012 10:25 WIB
Image Print
Nilai Tukar Rupiah. (Istimewa)

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Jumat pagi bergerak menguat sebesar 30 poin menjadi Rp9.568 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.598 per dolar AS.

"Dengan diluncurkannya pelonggaran kuantitatif itu, reaksi spontan untuk menjual dolar AS merupakan langkah yang tepat," kata pengamat pasar Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat.

Ia menambahkan, dolar AS tertekan secara luas menyentuh level terendah empat bulan paska the Fed mengumumkan putaran baru stimulus moneter guna mendongkrak perekonomian AS.

Ia mengatakan, seiring perubahan kebijakan moneter yang signifikan itu, the Fed akan membeli 40 miliar dolar AS hutang hipotek setiap bulan dan aset lainnya sampai pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

"Pelonggaran kuantitatif atau QE, akan kian membebani dolar AS karena hal tersebut sama saja dengan mencetak lebih banyak dolar AS," katanya.

Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih menambahkan, the Fed memutuskan memberikan QE senilai 40 miliar dolar AS per bulan, tetapi tidak jelas sampai kapan injeksi tersebut dilakukan.

"Dengan QE itu, the Fed akan membeli obligasi berbasis mortgage dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan dan mengurangi tingkat pengangguran," katanya.

Ia mengemukakan, perekonomian AS dalam enam bulan terakhir tidak sebaik yang diharapkan. Kebijakan QE itu diharapkan dapat menaikkan output sebesar tiga persen, dan menciptakan lapangan kerja hingga lebih dari dua lapangan pekerjaan sehingga tingkat pengangguran diharapkan turun menjadi 6,7 persen - 7,3 persen pada 2014 dan menjadi enam hingga 6,8 persen pada tahun 2015.
(KR-ZMF)



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026