
Harga Daging Sapi Lebih Mahal Dibanding Saat Lebaran

Menurut pedagang daging sapi di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan, Sari Setyowati di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa selain meningkatnya permintaan dari konsumen, kenaikan harga daging juga akibat dipicu pasokan bahan lauk pendamping nasi itu terbatas.
"Saat ini harga daging sapi justru mahal jika dibanding masa Lebaran 2012 yang hanya Rp65.000,00/kg. Kenaikan harga bahan lauk ini dipicu karena meningkatnya permintaan sedangkan pasokan daging terbatas," katanya.
Ia mengatakan bahwa saat masa Lebaran 2012, permintaan daging sapi cenderung menurun karena masyarakat lebih banyak mengonsumsi daging ayam.
"Akan tetapi, setelah sepekan lebih masa Lebaran, permintaan daging sapi cenderung naik sehingga mengakibatkan harga daging naik," katanya.
Rohimah, pedagang daging, mengatakan bahwa kenaikan harga daging sapi tidak berpengaruh terhadap harga daging ayam dan kambing di pasaran.
Harga daging ayam dan kambing, katanya, saat ini justru turun karena permintaan konsumen terhadap bahan lauk pendamping nasi itu mulai menurun.
"Saat ini, harga daging ayam semula Rp30.000/kg kini turun menjadi Rp28.000/kg sedangkan daging kambing semula Rp70.000/kg turun Rp64.000/kg. Bahkan kami memperkirakan harga daging ayam dapat turun lagi," katanya.
Menurut dia, kebutuhan bahan sembako yang kini turun, antara lain telur yang semula Rp17.000/kg menjadi Rp15.000/kg.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
