Longsor putus jalur alternatif Ungaran–Mranggen di Kabupaten Semarang

  • Sabtu, 28 Februari 2026 18:50 WIB

Foto udara kondisi jalur alternatif Ungaran, Kabupaten Semarang–Mranggen, Kabupaten Demak, yang terputus karena longsor di Desa Kalongan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (28/2/2026). Putusnya jalur penghubung antarkabupaten tersebut terjadi bertahap sejak Februari 2022 hingga Februari 2026 akibat intensitas hujan tinggi sehingga memicu pergerakan tanah disertai longsor sepanjang sekitar 250 meter dengan kedalaman sekitar 100 meter dan mengancam permukiman warga yang berjarak sekitar 20 meter. ANTARA FOTO/Aji Styawan/tom.

Foto udara kondisi jalur alternatif Ungaran, Kabupaten Semarang–Mranggen, Kabupaten Demak, yang terputus karena longsor di Desa Kalongan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (28/2/2026). Putusnya jalur penghubung antarkabupaten tersebut terjadi bertahap sejak Februari 2022 hingga Februari 2026 akibat intensitas hujan tinggi sehingga memicu pergerakan tanah disertai longsor sepanjang sekitar 250 meter dengan kedalaman sekitar 100 meter dan mengancam permukiman warga yang berjarak sekitar 20 meter. ANTARA FOTO/Aji Styawan/tom.

Warga berjalan di sekitar jalur alternatif Ungaran, Kabupaten Semarang–Mranggen, Kabupaten Demak, yang terputus karena longsor di Desa Kalongan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (28/2/2026). Putusnya jalur penghubung antarkabupaten tersebut terjadi bertahap sejak Februari 2022 hingga Februari 2026 akibat intensitas hujan tinggi sehingga memicu pergerakan tanah disertai longsor sepanjang sekitar 250 meter dengan kedalaman sekitar 100 meter dan mengancam permukiman warga yang berjarak sekitar 20 meter. ANTARA FOTO/Aji Styawan/tom.

Foto udara kondisi jalur alternatif Ungaran, Kabupaten Semarang–Mranggen, Kabupaten Demak, yang terputus karena longsor di Desa Kalongan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (28/2/2026). Putusnya jalur penghubung antarkabupaten tersebut terjadi bertahap sejak Februari 2022 hingga Februari 2026 akibat intensitas hujan tinggi sehingga memicu pergerakan tanah disertai longsor sepanjang sekitar 250 meter dengan kedalaman sekitar 100 meter dan mengancam permukiman warga yang berjarak sekitar 20 meter. ANTARA FOTO/Aji Styawan/tom.

Foto Lainnya