Logo Header Antaranews Jateng

Ribuan Orang Sambut Tim Chelsea

Senin, 21 Mei 2012 14:22 WIB
Image Print
Chelsea

Para pendukung didominasi warna biru di sepanjang jalan bersorak menyambut pahlawan mereka yang menang pada laga Sabtu dan Didier Drogba memegang piala didampingi kapten John Terry, yang dihukum pada pertandingan final di Munich.
Bus itu dibalut dengan spanduk bertuliskan "Champions of Europe" dan Drogba, yang menentukan kemenangan lewat tendangan penalti, dielu-elukan penonton yang seolah tak henti-hentinya bersorak.
Selain bersorak, para pendukung tim itu membunyikan semacam trompet di berbagai tempat yang dilalui arakan bus para pemain itu.
Pemain tengah Frank Lampard, yang menjadi kapten di laga final itu, mengatakan, "Kami sudah berada di sini dan menunggu lama untuk mendapatkan hal menakjubkan ini dalam karir kami."
"Kami amat bangga dan gembira datang ke sini dan merayakan kemenangan ini bersama pendukung kami. Anda semua amat menakjubkan. Terima kasih. Terima kasih. Klub terhebat di dunia," katanya.
Ini pertama kali Chelsea mendapatkan hadiah terbesar dalam pertandingan kompetisi Eropa dan mereka berhasil memenuhi hasrat pemilik Roman Abramovich, yang sudah memompakan jutaan pound kepada klub itu.
Pemilik klub dari Rusia serta penjabat pelatih Roberto di Matteo berada di dalam bus saat parade berlangsung di jalan-jalan di kawasan barat daya London.
Pemain veteran Drogba (34) kemungkinan akan meninggalkan klub itu setelah berkarir selama delapan tahun, namun para pendukungnya berteriak, "Kami menginginkan kamu tetap di sini" di sepanjang jalan yang dilalui mereka.
Striker dari Pantai Gading itu membalas melalui pengeras suara dengan ucapan "We Are The Champions",
Sorakan juga terdengar bagi pahlawan lainnya, penjaga gawang Petr Cech, yang berusia 30 tahun, Minggu.
Pemain penahan tembakan lawan itu, yang menjinakkan tendang penalti lawan, mendapat sanjungan dengan teriakan, "Selamat Ulah Tahun."
Para pendukung juga melempar-lemparkan semacam tongkat ke udara, merupakan tradisi tim pada akhir 1980-an, ketika pendukung klub meneriakkan semacam lirik tertentu sembari melemparkan semacam tongkat itu ke udara.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026