
Rutan Kudus Dipasangi Pengacak Sinyal

"Alat pengacak sinyal tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama penghuni Rutan yang mencoba menggunakan alat komunikasi dari dalam Rutan karena jelas melanggar," ujarnya, di Kudus, Jumat.
Ia memastikan, tidak akan ada alat komunikasi yang bisa digunakan ketika alat pengacak sinyal tersebut difungsikan.
Setiap penghuni Rutan, katanya, dilarang membawa alat komunikasi, meski demikian tetap diantisipasi dengan perangkat modern tersebut agar hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindarkan.
Alat pengacak sinyal tersebut, katanya, diaktifkan pada malam hari, karena pada siang hari bisa dilakukan pengawasan secara manual lewat petugas jaga.
Pengacak sinyal tersebut berfungsi pada radius 15 meter.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
