
Rupiah Menguat Tipis pada Jumat Pagi

"Bank Indonesia mengintervensi rupiah dikarenakan rupiah sempat mengalami tekanan hingga menembus level Rp9.200 per dolar AS pada perdagangan kemarin (26/4)," ujar Managing Research Indosurya Asset Management, Reza Priyambada di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan, dengan intervensi dari BI maka hari ini diperkirakan rupiah berpotensi menguat meski masih dalam kisaran yang terbatas.
Ia juga memperkirakan transaksi di pasar uang masih minim seiring belum adanya kepastian The Fed untuk melakukan quantative easing ke tiga, karena AS belum mengubah kebijakan suku bunganya atau tetap di level 0-0,25 persen hingga 2014 mendatang.
Selain itu, lanjut dia, sentimen kepercayaan konsumen di Eropa pada April diekspektasikan rendah dari perkiraan pelaku pasar. "Kondisi itu dapat menjadi sentimen negatif bagi pasar uang berisiko termasuk rupiah," katanya.
(KR-ZMF)
Pewarta: -
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
