
Pemprov Jateng tawarkan pariwisata investasi ke pasar asing

Solo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menawarkan pariwisata investasi ke pasar asing untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen usai membuka acara Jateng Travel Fair 2025 di Solo, Jawa Tengah, Jumat mengatakan dengan ditawarkannya pariwisata investasi diharapkan akan makin banyak wisatawan mancanegara yang datang dan menginvestasikan uangnya di Jawa Tengah.
“Pariwisata di Jateng bukan hanya alamnya yang kami tawarkan, atau kebudayaannya atau karya UMKM-nya, tetapi kami juga merambah ke sektor lain dengan menawarkan pariwisata investasi," katanya.
Ia mengatakan banyak kawasan industri di Jawa Tengah yang bisa ditawarkan, salah satunya kawasan industri di Brebes.
“Yang seksi sekarang ada di Kabupaten Batang dan saat ini kami dorong juga di daerah kawasan selatan barat ada di Kebumen, ada di Cilacap. Tidak kalah juga di bagian timur ada Pati Raya juga kita tawarkan. Banyak spot-spot pertumbuhan investasi di Jateng,” katanya.
Di sektor pariwisata, pihaknya juga sedang mengembangkan wisata unggul di kawasan pedesaan. Ia mengatakan wisata pedesaan ini akan menjadi satu kesatuan dengan pariwisata investasi yang ditawarkan kepada wisatawan mancanegara.
"Kita tahu saat ini banyak sektor ekonomi yang terdampak oleh keputusan Trump, investor mencari daerah-daerah, kawasan-kawasan industri yang menjanjikan salah satunya Jateng,” katanya.
Ia mengatakan Jawa Tengah tidak kalah jika dibandingkan daerah lain, salah satunya sumber daya (SDM) yang mumpuni.
Sementara itu, dikatakannya, Jawa Tengah sudah menawarkan peta jalan kawasan industri kepada Australia.
"Alhamdulillah itu juga menjadi penguat antara Jateng dengan Australia untuk bekerja sama,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
