
Penanganan Darurat Merapi Telan Rp500 Miliar

"Proyek-proyek infrastruktur penanganan darurat Merapi tersebar di Kabupaten Magelang, Boyolali, Klaten, Kulonprogo, Sleman, dan Bantul," katanya pada peresmian proyek infrastruktur penanganan darurat Merapi di Magelang, Senin.
Ia mengatakan, bencana alam erupsi Merapi terjadi pertama pada 26 Oktober 2010 dan berlanjut terjadi banjir lahar serta berdampak putusnya sejumlah jembatan yang melintas di atas sungai yang berhulu di lereng Merapi yang mengakibatkan terputusnya arus lalu lintas.
Lahar dingin juga telah merusak prasarana air minum yang menyebabkan terganggunya pelayanan air minum terutama untuk masyarakat di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta.
Selain itu sarana dan prasarana seperti sabo, sarana air baku, dan tanggul juga mengalami kerusakan termasuk terjadinya perubahan alur sungai.
"Oleh karena itu perlu dilakukan penanganan darurat untuk mengamankan permukiman di sekitar daerah aliran sungai dari ancaman lahar dingin dengan normalisasi alur sungai, pembuatan tanggul, pengamanan tebing, dan perbaikan sarana air baku," katanya.
.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
