Logo Header Antaranews Jateng

Wabup Temanggung imbau perempuan periksa HPV DNA cegah kanker serviks

Rabu, 6 Agustus 2025 16:34 WIB
Image Print
Wakil Bupati Temanggung meluncurkan layanan deteksi dini kanker serviks metode DNA HPV Kabupaten Temanggung, Rabu (6/8/2025). ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna mengajak seluruh perempuan di daerah itu yang berusia 25 - 69 tahun untuk melakukan pemeriksaan Human Papillomavirus Deoxyribonucleic Acid (HPV DNA) guna mencegah kanker serviks.

"Tentu saja ini sangat penting, karena kanker serviks merupakan kanker yang mengancam para perempuan, dan tentunya ini tidak kita harapkan terjadi di Kabupaten Temanggung," katanya usai peluncuran layanan deteksi dini kanker serviks dengan menggunakan metode HPV DNA di Temanggung, Rabu.

Ia mengatakan, rendahnya angka skrining di Temanggung yang masih 5,5 persen atau di bawah target nasional yang harusnya sampai 70 persen usia perempuan 25 - 69 tahun.

"Dengan deteksi dini itu merupakan langkah strategis dalam menekan angka kematian, sekaligus meningkatkan kualitas hidup perempuan. Saya memohon kepada masyarakat, khususnya perempuan untuk melakukan deteksi dini, karena ini usaha pencegahan, karena mencegah lebih penting daripada mengobati," katanya.

Ia mengharapkan sosialisasi dan edukasi yang dihadiri beberapa tokoh masyarakat dari organisasi perempuan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan secara dini kanker leher rahim.

"Pemeriksaan ini mudah sekali, juga terintegrasi dalam cek kesehatan gratis (CKG) yang sering kita sosialisasikan bersama dan ini gratis dilaksanakan di puskesmas," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Temanggung Intan Pandanwangi mengatakan metode tes HPV DNA ini bertujuan mendeteksi adanya infeksi HPV yang menjadi penyebab utama kanker serviks.

"Kanker serviks ini dapat disembuhkan jika terdeteksi dini, kemudian melakukan pengobatan secara tepat, bisa sembuh," katanya.

Ia menyebutkan di Temanggung pada tahun ini, jumlah penderita kanker serviks sebanyak 83 orang yang merupakan wanita usia subur. Untuk itu, Dinkes Temanggung mengajak para perempuan selalu menjaga kesehatan reproduksi, pola hidup bersih dan sehat.

"Jadi, perempuan Temanggung harus memeriksa, kalau di Puskesmas HPV DNA itu gratis, kalau kita periksa sendiri itu biayanya bisa Rp550.000 sampai Rp1,5 juta, makanya kita harapkan semua wanita usia 25 sampai 69 itu mau periksa di puskesmas," katanya.

Baca juga: Pemkot Pekalongan gencarkan pemeriksaan HPV DNA cegah kanker serviks



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026