Logo Header Antaranews Jateng

Analis: Karding Malah Dapat Simpati

Selasa, 28 Februari 2012 14:17 WIB
Image Print

"Namun, keputusan DPP itu malah menimbulkan simpati para kiai dan massa akar rumput terhadap Karding karena dia dinilai teraniaya," kata analis politik Universitas Diponegoro Semarang Mochamad Yulianto di Semarang, Selasa.

Tindakan DPP PKB menunda Muswil PKB Jateng yang sedianya digelar pada 26 Februari 2012, menurut Yulianto, semakin menegaskan bahwa Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar memilih menggunakan tangan besi kekuasaannya ketimbang dengan cara-cara demokratis.

"Karding memang masih memiliki dukungan kuat dari sejumlah kiai dan DPC-DPC di kawasan pantai utara Jateng. Ada kekhawatiran Karding menang bila muswil PKB Jateng tetap diadakan pada 26 Februari 2012," katanya.

Ketua DPC PKB Kabupaten Cilacap, Muslikhin, secara terpisah, mengingatkan, penundaan muswil dan pembekuan kepengurusan PKB Jateng mengganggu kondusivitas dan proses konsolidasi PKB di daerah.

Muslikhin mencium adanya indikasi bahwa penundaan muswil karena calon yang diharapkan oleh DPP PKB, Fuad Hidayat, belum cukup mendapat dukungan dari DPC-DPC.

Sebaliknya, menurut dia, calon petahana (incumbent) Abdul Kadir Karding, masih mendapatkan dukungan kuat dari DPC-DPC.

"Pak Kadir sebagai 'incumbent' masih memiliki banyak dukungan dari DPC, setidaknya dukungan 22 DPC mengarah ke Pak Karding," katanya.

Ketua DPC PKB Karanganyar, Mugiharjo, menilai tindakan yang dilakukan oleh DPP bakal semakin merusak reputasi PKB ke depan, padahal tidak lama lagi digelar Pemilu 2014.

Penundaan dan pembekuan kepengurusan PKB Jateng oleh DPP, menurut dia, mengganggu kesolidan PKB. Kondisi tersebut, katanya, dapat dimanfaatkan oleh partai lain, untk menarik massa dari PKB.

Ketua DPC PKB Grobogan, Nurwibowo, mengaku tidak tahu alasan DPP melakukan pembekuan dan penundaan muswil DPW PKB Jateng. Namun, ia mengingatkan, pembekuan dan penundaan muswil menimbulkan dampak negatif terhadap keberlangsungan pengurus dan kinerja serta program dari DPC.

"Implikasinya sangat terasa. Saat akan konsolidasi, misalnya, mengadakan musyawarah anak cabang, itu terkendala," katanya.

Ketua DPC PKB Wonogiri, Tri Purwanto, menilai, DPP telah merusak tatanan dan nilai-nilai demokrasi dalam tubuh PKB menyusul keputusan penundaan muswil dan pembekuan kepengurusan DPW PKB Jateng.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026