
Presiden SBY Panen Raya di Sragen

Presiden didampingi Ibu Ani Yudhoyono bersama sejumlah Menteri dan Gubermnur Jateng Bibit Waluyo tiba di lokasi panen raya padi jenis inpari 13 di hamparan sawah seluas 39 hektare di Ngrampal, Sragen.
Presiden bersama Ibu Negara dan Gubernur Jateng serta para Menteri secara simbolis panen jenis padi yang tahan hama penyakit tersebut kemudian dilanjutkan ramah-tamah dengan para petani di wilayah Sragen.
Sementara Gubernur Bibit Waluyo dalam kesempatan tersebut juga memberikan bantuan pupuk jenis Ponska dan Petroganik masing-masing sebanyak 500 ton untuk para kelompok tani di Sragen.
Presiden merasa senang dapat bersama-sama panen padi bersama para petani di Desa Bener, Sragen ini.
"Semoga cita-cita baik para petani dapat menghasilkan pertanian padi termasuk produksinya dan kesejahteraan meningkat," kata Presiden.
Menurut Presiden, sebelumnya dirinya mendapat informasi bahwa sawah yang akan dipanen ini, habis terserang hama wereng.
"Tetapi, Saya melihat langsung di lapangan ternyata tidak ada yang terserang hama wereng. Meskipun, karena perubahan iklim di negara manapun termasuk di Indonesia muncul hama-hama jenis baru," katanya.
Namun, pemerintah tidak tinggal diam, para petani tidak pernah menyerah. Pihaknya terus berusaha mengembangkan antihama yang cespleng (Mujarab). Termasuk pupuk-pupuk yang paling tepat menghadapi perubahan tantangan iklim ini.
Menurut Presiden pangan adalah kebutuhan hidup yang utama, manusia bisa tahan hidup manakala pakaiannya kurang, rumahnya belum baik. Tetapi tidak mungkin bisa hidup kalau tanpa pangan.
"Pemerintah pusat maupun daerah ingin upaya meningkatkan produksi pangan menjadi prioritas. Jika pangan dipriotaskan perhatiannya, anggaran, dan semua harus diarahkan untuk mencapai sasaran peningkatan pangan," katanya.
Menurut Presiden. hal tersebut berlaku di seluruh Tanah Air, memang ada daerah yang suplus atau produksi melebihi kebutuhan, namun ada juga provinsi yang defisit atau belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakatnya.
Dalam acara panen raya tersebut Presiden Yudhoyono yang didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono, Mensesneg Sudi Silalahi, Menpora Andi Mallarangeng, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Pangestu, Menteri Perdagangan Gita Irawan Wirjawan, Menteri Pertanian Suswono dan para staf khusus, serta Gubernur Jateng.
Presiden dan rombongan setelah temu muka dengan ratusan petani di Sragen, kemudian meninggalkan lokasi menuju Solo.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
