
Persis Berambisi Tekuk PSIR

Timnya harus bisa memanfaatkan sebagai tuan rumah mengalahkan PSIR Rembang untuk memperbaiki klasemen sementara papan atas grup dua bersama PSIS Semarang, kata Pelatih Persis Solo Junaidi, di Solo, Jumat.
"Kami akan menurunkan 'full team' dan tampil menyerang untuk bisa mengalahkan tim asal Rembang itu," katanya.
Menurut Junaidi, timnya sudah siap tempur untuk meredam setiap serangan yang dilakukan lawan. Timnya tidak akan meremehkan setiap lawan yang dihadapi, karena hal itu bisa menjadi bumerang bagi Javier Roca dan kawan kawan.
"Anak-anak memiliki motivasi tinggi untuk bisa mengungguli PSIR. Karena, Persis dari empat kali pertandingan kini menempati posisi klesemen sementara urutan lima (papan tengah) di grup dua," katanya.
Persis kalau pingin aman di posisi papan atas, kata dia, harus bisa memanfaatkan momen tuan rumah untuk merebut poin penuh dari lawan. Persis dari empat laga di grup dua sudah mengumpulkan sembilan poin dengan dua kali menang, satu kali draw, dan satukali kalah saat main tandang lawan Persepar Palangkaraya.
"Kami sudah melakukan perbaikan-perbaikan baik masalah mental pemain, kerja sama tim, dan penyelesaian akhir untuk mencetak gol," katanya.
Menurut dia, timnya menghadapi PSIR mempunyai banyak pilihan, karena semua pemain pilar termasuk tiga pemain asing Javier Roca (gelandang), Fernando Soler (striker), dan Michael Ndubuisi (beck). Ketiga pemain itu, kondisi fit siap tempur baik di lini depan tengah maupun belakang.
"Kami prediksi pertandingan akan berjalan seru, karena kedua tim akan menampilkan permainan menyerang," kata Junaidi.
Menurut dia, timnya yang dijuluki Laskar Sambernyawa tersebut akan tampil dengan pola 3-4-3 atau 3-5-2. Hal itu, bisa berubah melihat situasi di lapangan.
"PSIR tim yang bagus dan memiliki kecepatan. Persis siap mengimbangi permainan cepat lawan," katanya.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
