Logo Header Antaranews Jateng

Pemerintah Kurangi Impor Daging Sapi

Selasa, 3 Januari 2012 18:01 WIB
Image Print

"Kita mengurangi impor daging sapi dari 90 ribu ton pada 2011 menjadi 34 ribu ton 2012," kata Menteri Pertanian Suswono di sela acara Panen Pedet (anak sapi) di Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa.

Menurutnya pemerintah setiap tahun mengurangi jumlah impor daging tersebut untuk melindungi para peternak yang mengeluhkan harga daging murah.

Pemerintah pada 2010 melakukan impor daging sapi mencapai 120 ribu ton, kemudian dikurangi menjadi 90 ribu ton 2011, kini tinggal sebanyak 34 ribu ton.

Selain itu, pemerintah juga mengurangi impor ternak sapi potong tahun ini, menjadi sebanyak 283 ribu ekor, sedangkan pada 2010 mencapai 600 ribu ekor, kemudian dikurangi menjadi 400 ribu ekor (2011).

Menurut dia sering adanya komplain yang dilakukan oleh para peternak, bahwa harga daging sapi lokal murah akibat pemerintah mengimpor daging itu tidak benar.

"Kami membantah murahnya harga daging akibat impor. Karena, yang menentukan harag di pasar para blantik. Peternak menjual ke balntik," katanya.

Namun, pihaknya mengimbau agar pemerintah daerah dapat melindungi para peternak agar mereka mendapatkan danpak informasi pasar yang benar.

"Sehingga, para peternak tidak terpengaruh menjual ternaknya dengan harga murah kepada para blantik sapi," katanya.

Menurut Suswono pihaknya biasanya banyak mendapatkan pesan singkat dari para peternak jika harga daging atau ternak murah, tetapi kini tidak ada lagi kemungkinan karena harga daging di pasar tinggi.

"Peternak jika harga daging murah ingat Mentan, tetapi jika enak harga tinggi sekarang tidak ingat lagi, " candanya kepada para peternak.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026