
Pertamina tingkatkan prokes di internal perusahaan

Solo (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah meningkatkan protokol kesehatan di lingkungan internal perusahaan di tengah pandemi COVID-19 yang hingga saat ini belum usai menghantam berbagai negara, termasuk Indonesia.
Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho pada keterangan resminya yang diterima oleh ANTARA di Solo, Jumat (4/2), mengatakan protokol kesehatan secara ketat diterapkan di setiap lini kegiatan operasi perusahaan.
"Salah satunya adalah dengan menghubungkan hasil tes antigen yang dilakukan oleh klinik perusahaan, yaitu Klinik Pratama Pertamina dengan aplikasi 'monitoring' (pemantauan) COVID-19 milik pemerintah PeduliLindungi mulai Jumat (4/2)," katanya.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah sukses gelar Idea Competition
Ia mengatakan upaya tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap pengendalian penyebaran virus COVID-19.
"Aplikasi PeduliLindungi telah menjadi salah satu cara pemerintah mengendalikan penyebaran virus dengan memonitor kondisi kesehatan masyarakat, khususnya seputar COVID-19, seperti vaksinasi, mobilisasi tempat atau fasilitas umum, hingga hasil tes COVID-19 baik berbasis antigen maupun PCR," katanya.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Regional Jateng jalani vaksinasi Booster dosis ketiga
Dengan demikian, katanya, penapisan kesehatan pekerja Pertamina Patra Niaga, khususnya yang berada di wilayah operasi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), juga akan langsung terpantau oleh pemerintah.
"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pemenuhan energi, kami terus beroperasi meskipun dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)," katanya.
Oleh karena itu, katanya, penapisan melalui tes antigen yang selama ini sudah dijalankan secara rutin dan berkala dapat membantu pemerintah memantau perkembangan kasus COVID-19 melalui aplikasi PeduliLindungi.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
