PLN Batang tawarkan biaya balik nama pelanggan gratis

id PLN Batang, gratiskan biaya balik nama pelanggan

PLN Batang tawarkan biaya balik  nama pelanggan gratis

Manajer PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Kabupaten Batang Rifki Ade Ardiansyah. (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Layanan Pelanggan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dalam rangkaian Hari Pelanggan Nasional menawarkan biaya balik nama pelanggan secara gratis.

Manajer PT PLN (Persero) ULP Batang Rifki Ade Ardiansyah di Batang, Jumat, mengatakan bahwa program layanan gratis ini mulai berlaku pada 4 September 2020 hingga 11 September 2020.

"Oleh karena itu, kami berharap pada masyarakat yang ingin mengubah nama pelanggan bisa memafaatkan program ini. Tidak ada biaya apa pun karena program ini dilakukan secara gratis," katanya.

Selain menawarkan biaya balik nama gratis, kata dia, PLN juga akan memberikan potongan biaya perubahan daya sebesar 75 persen bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Pemberian potongan biaya (diskon) perubahan daya 75 persen ini akan berlaku mulai hari ini (4/9) hingga 3 Oktober 2020," kata Rifki.

Ia mengatakan pemerintah bersama PLN akan terus berupaya meringankan beban masyarakat di tengah wabah COVID-19 yaitu dengan memberikan stimulus pada para pelanggan rumah tangga yang memiliki jaringan listrik berdaya 450 volt ampere (VA) secara gratis dan potongan pembayaran rekening listrik 50 persen pada para pelanggan rumah tangga daya 900 VA.

Adapun, untuk mendukung industri dan bisnis pada masa pendemi COVID-19, kata dia, PLN siap menyalurkan stimulus berupa pembebasan tagihan listrik untuk tarif bisnis dan industri daya 450 VA, serta pembebasan rekening minimum untuk tarif industri, bisnis, dan sosial dengan daya lebih 1.300 VA.

"Sebagai informasi bagi masyarakat Kabupaten Batang, mulai per 1 September kami menerapkan layanan 'command center' yaitu semua keluhan pelanggan baik gangguan listrik padam dan lainya dapat langsung menghubungi pusat kontak (0285) 123 atau (024) 123. Pelanggan tidak perlu datang ke kantor PLN," katanya.

Rifki mengatakan sistem 'command centre' dapat mempercepat layanan PLN ke pelanggan karena sistem ini dapat mendeteksi petugas yang paling dekat dengan lokasi pelanggan sehingga gangguan listrik di tempat pelanggan lebih cepat terlayani.

"Saat ini PLN juga mempunyai aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui smartphone sehingga dapat membantu pelanggan untuk mendapatkan pelayanan dari PLN," katanya.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar