Logo Header Antaranews Jateng

Sebuah rumah di Cilacap terancam longsor

Senin, 5 Februari 2018 14:43 WIB
Image Print
Fondasi jembatan antardusun di Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, ambles dan terkikis air akibat hujan lebat yang terjadi sepanjang hari Minggu (4/2). (Foto: Dok. Kecamatan Jeruklegi)

Cilacap (Antaranews Jateng) - Sebuah rumah di Desa Jeruklegi Kulon, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dilaporkan terancam longsor, kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy.

"Tanah longsor itu terjadi akibat hujan lebat pada hari Minggu (4/2) di Desa Jeruklegi Kulon RT 01 RW 01, Kecamatan Jeruklegi, dan mengancam rumah Pak Wawan," katanya di Cilacap, Senin.

Ia mengatakan pihaknya masih mendata dampak dan kerugian akibat longsor tersebut.

Selain longsor, kata dia, sebuah rumah di Desa Jambusari RT 01 RW 02, Kecamatan Jeruklegi, tertimpa pohon kelapa yang tumbang saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang pada hari Minggu (4/2).

"Pohon kelapa yang tumbang itu menimpa dapur rumah Pak Herman," jelasnya.

Terkait dengan hal itu, Tri Komara mengimbau warga untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana longsor dan banjir karena hingga saat ini, intensitas hujan masih tinggi.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Purnomo Edi mengatakan hujan lebat yang terjadi sepanjang hari Minggu (4/2) mengakibatkan jembatan antardusun di Desa Cilibang RT 01 RW 04, ambles sehingga mengganggu aktivitas warga.

"Fondasi jembatan itu ambles sedalam 1 meter pada Minggu (4/2) sore. Jembatan itu memang hanya untuk pejalan kaki dan sepeda motor namun keberadaanya sangat vital," katanya.

Dalam hal ini, kata dia, warga dari Dusun Kalirau yang hendak menuju Dusun Pegalongan dan sebaliknya harus memutar sejauh 3 kilometer melalui Desa Jambusari.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026