Logo Header Antaranews Jateng

Pengamat mengingatkan pentingnya mengembangkan desa wisata

Jumat, 22 Desember 2017 08:39 WIB
Image Print
desa wisata Ilustrasi - Pengunjung saat menikmati pemandangan di anjungan gardu pandang lokasi wisata Jrakah Payung, kawasan hutan Pinus Desa Tlogopucang, Kandangan, Temanggung, Provinsi Jawa Tengah.

Purwokerto, Antaranews Jateng - Pemerintah daerah perlu mengintensifkan pengembangan desa wisata guna mengantisipasi kejenuhan pada destinasi wisata unggulan, kata pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman, Chusmeru.

"Pengembangan desa wisata sangat penting, agar tidak terjadi kejenuhan pada destinasi wisata unggulan," katanya di Purwokerto, Jumat.

Dia menambahkan, pemerintah daerah juga perlu melakukan diversifikasi objek dan daya tarik wisata dengan menambah lokasi, wahana, dan atraksi wisata baru.

"Pemerintah daerah perlu mengkaji ulang dan merancang zonasi wisata baru," katanya.

Dia juga menambahkan, untuk meningkatkan kunjungan wisata, pemerintah daerah juga perlu memperbaiki akses menuju destinasi wisata.

"Pemerintah daerah perlu memperbaiki akses menuju destinasi wisata di daerah, juga memperbaiki toilet-toilet umum di objek wisata, dan juga menata sentra kuliner daerah," katanya.

Pemerintah daerah, kata dia, juga perlu menyiapkan SDM bidang pariwisata yang berpendidikan, memiliki keterampilan teknis, dan manajerial.

"Dinas pariwisata di daerah perlu banyak diisi oleh tenaga terampil dan berlatar belakang pendidikan kepariwisataan," katanya.

Selain itu, dia juga mengingatkan pentingnya melakukan sosialisasi dan kampanye secara optimal mengenai gerakan sadar wisata.

"Kampanye sadar wisata harus terus dilakukan, agar masyarakat setempat berperan serta dalam menunjukkan keramahtamahan ketika menyambut wisatawan," katanya.




Pewarta:
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026