Logo Header Antaranews Jateng

"Techno Park" Didesain Ulang Tingkatkan Daya Saing

Jumat, 27 Oktober 2017 20:03 WIB
Image Print
Ilustrasi - Peserta bersiap melakukan pengelasan bawah air saat mengikuti pelatihan dalam bidang teknologi pengelasan di Solo Techno Park, Jawa Tengah, Jumat (13/2). Program pelatihan Solo Techno Park yang disesuaikan dengan keterampilan manufacture

Semarang, ANTARA JATENG - Pusat penerapan teknologi berupa "Science Techno Park" berbagai bidang di Provinsi Jawa Tengah didesain ulang sebagai bentuk inovasi, pembenahan, dan meningkatkan daya saing.

"Kami telah melakukan evaluasi terhadap perkembangan `Techno Park` di Jateng pada kuartal pertama 2017, hasilnya Pemprov Jateng mengambil inisiatif untuk me-redesain melalui satu Peraturan Gubernur yang menjadi panduan penyelenggaraan `Techno Park` di provinsi setempat," kata Kepala UPP Iptekin Bappeda Provinsi Jawa Tengah Hatta Hatnansya Yunus di Semarang, Jumat.

Menurut dia, dengan adanya desain ulang ini diharapkan lahir sebuah payung hukum berupa konsep Peraturan Gubernur tentang pengembangan "Techno Park" di Jateng sehingga tahap selanjutnya dari pengembangannya berupa penyusunan rencana kerja serta model kolaborasi antar-"Techno Park" agar dapat dijalankan secara terstruktur hingga 2019.

Ia menjelaskan bahwa dalam proses penyusunannya membutuhkan masukan dari para pemangku kepentingan agar dapat tersusun payung hukum yang komprehensif dan selaras dengan kondisi Provinsi Jawa Tengah.

Ia menyebutkan, beragam tantangan dalam mewujudkan "Techno Park" yang ideal telah diidentifikasi melalui evaluasi yang telah dilakukan.

Evaluasi tersebut antara lain, meliputi struktur kelembagaan, ketergantungan terhadap APBN maupun APBD, belum tersedianya sumber inovasi hingga rendahnya partisipasi unsur akademisi, bisnis, pemerintah dan masyarakat/komunitas dalam "Techno Park".

"Muara dari tantangan itu sebenarnya adalah belum tersedianya payung hukum tentang `Techno Park`, yang menjadi panduan dalam pendirian dan pengelolaannya. Itulah yang sekarang menjadi fokus utama," ujarnya.

Selama ini, kata dia, "Techno Park" memang telah menghasilkan riset dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta kemudian dikomersialisasikan ke industri untuk menunjang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Jateng ingin meningkatkan fungsi `Techno Park` agar lebih maksimal karena jelas manfaatnya sangat besar dalam pengembangan perusahaan pemula berbasis teknologi dan inovasi," katanya.

Saat ini, "Techno Park" yang ada di Provinsi Jateng saat ini adalah Marine Science "Techno Park" di Jepara, Solo `Techno Park", Digital Science Techno Park di Semarang, Sragen "Techno Park", Agrotechno Park Klaten dan "Techno Park" Pangan Kabupaten Grobogan.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026