Logo Header Antaranews Jateng

UMM Tingkatkan Kualitas SDM Pendidikan

Senin, 16 Januari 2017 19:11 WIB
Image Print
Universitas Muhammadiyah Magelang (wikipedia.org).

Magelang, ANTARA Jateng - Universitas Muhammadiyah Magelang, Jawa Tengah, selalu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang pendidikan, kata Rektor UM Magelang Eko Muh Widodo.

Eko di Magelang, Senin, mengatakan UM Magelang berkomitmen untuk bersinergi dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan khususnya dengan pendidikan dasar menengah (Dikdasmen).

"UM Magelang akan selalu mem-back up baik dari segi fasilitas maupun SDM untuk meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya melalui kegiatan loka karya ini," katanya dalam loka karya penyusunan soal-soal Al Islam Kemuhammadiyahan se-Kedu.

Kegiatan yang diikuti 40 guru pendidikan agama Islam se-Kedu tersebut merupakan kerja sama UM Magelang dengan Koordinator Majelis Dikdasmen Eks-Keresidenan Kedu.

Koordinator Majelis Dikdasmen Eks-Keresidenan Kedu Edy Sucahyo menuturkan dalam loka karya ini guru dilatih untuk teknis penyusunan soal yang sesuai dengan kaidah yang benar.

"Latar belakang dari kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas guru PAI tingkat SMP dan SMA/SMK di lingkungan Majelis Dikdasmen PDM Kedu. Selain itu, juga sebagai ajang silaturahmi guru-guru PAI tingkat SMP dan SMA/SMK di lingkungan Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di wilayah Kedu.

Dalam kegiatan tersebut para peserta mendapatkan dua materi penting yaitu tentang teknis penyusunan soal yang disampaikan oleh Budi Isdianto (instruktur nasional) dan tentang internalisasi nilai-nilai Al Islam Kemuhammadiyahan yang disampaikan Imam Mawardi (dosen UM Magelang).

Ketua PDM Kota Magelang Solichin yang membuka kegiatan tersebut menuturkan bahwa guru ibarat juru masak.

"Enak dan tidaknya suatu masakan tergantung pada kokinya. Siswa adalah suatu bahan yang akan dibentuk oleh guru, maka output siswa sangat dipengaruhi oleh kualitas guru," katanya.

Ia menuturkan guru PAI di Muhammadiyah adalah salah satu penghasil produk pembeda dari sekolah lain. Muatan Al Islam Kemuhammadiyahan merupakan nilai pembeda dari sekolah umum.

"Oleh karena itu guru PAI di Muhammadiyah harus mampu meracik sesuatu menjadi yang berbeda dan menarik, setidaknya mempola akhlaq siswa untuk berbeda dengan sekolah lain," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026