Logo Header Antaranews Jateng

REI Usulkan Kenaikan Harga Rumah Sederhana

Jumat, 21 Oktober 2016 16:06 WIB
Image Print
Pekerja membangun perumahan bersubsidi di Jatirunggo, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Spt/15.
Semarang, Antara Jateng - Pengembang perumahan yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah mengusulkan kenaikan harga rumah sederhana pada tahun 2017.

"Rencana kenaikan harga rumah sederhana tahun 2017 dari pengembang REI sekitar Rp135 juta," kata Wakil Ketua REI Bidang Rumah Sederhana Andi Kurniawan di Semarang, Jumat.

Meski demikian, pihaknya memprediksi kenaikan harga yang akan disetujui Pemerintah sekitar Rp125 juta-Rp127 juta.
"Jadi usulan kenaikan harga dari kami ini dibuat harga secara maksimal karena di setiap daerah kan berbeda harganya," katanya.

Menurut dia, usulan kenaikan harga tersebut seiring dengan kenaikan harga material bangunan maupun harga lahan yang biasanya terjadi setiap tahun.

"Meski demikian, kami tetap akan menaikkan spek rumah sederhana tersebut, misalnya jadi lebih dekat dengan pusat kota. Dengan harga jual yang kami usulkan, harga lahan bisa di kisaran Rp250 ribu-Rp300 ribu/m2," katanya.

Diakuinya, dengan harga rumah sederhana saat ini yaitu Rp116,5 juta, pembangunan rumah sederhana menjadi tidak mudah.

"Dalam hal ini kami sudah menyampaikan ke pengurus pusat REI. Harapannya DPP REI segera menyampaikan ke Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat," katanya.

Pihaknya optimistis, jika harga rumah sederhana dinaikkan, antusiasme pengembang untuk membangun rumah subsidi akan semakin tinggi.

Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026