Logo Header Antaranews Jateng

Terkendali, Inflasi Jateng 0,09 Persen

Senin, 3 Oktober 2016 16:35 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Semarang, Antara Jateng - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah menyatakan inflasi Jateng selama September masih terkendali, yaitu di level 0,09 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 123,69.

"Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan angka pada bulan Agustus 2016 yang mengalami deflasi sebesar 0,28 persen dengan IHK sebesar 123,58," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Margo Yuwono di Semarang, Senin.

Ia mengatakan bahwa penyebab inflasi kali ini adalah penaikan harga yang ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,58 persen; kelompok transportasi komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,31 persen.

Selanjutnya, ada kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,19 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,13 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,09 persen.

Dari sisi komoditas, yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya inflasi adalah cabai merah, akademi/perguruan tinggi, tarif pulsa ponsel, bawang putih, dan bawang merah.

Menurut dia, deflasi disebabkan penurunan harga ditunjukkan dengan penurunan indeks terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 0,36 persen dan kelompok sandang sebesar 0,03 persen.

Untuk komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi adalah telur ayam ras, cabai rawit, daging ayam ras, wortel, dan buah pir.

Sementara itu, inflasi terjadi di semua kota survei biaya hidup (SBH) di Jawa Tengah. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Semarang sebesar 0,13 persen dengan IHK 123,60, diikuti Kota Tegal sebesar 0,07 persen dengan IHK 121,91.

Selanjutnya, inflasi juga terjadi di Kota Surakarta sebesar 0,06 persen dengan IHK 121,43, Kota Cilacap sebesar 0,05 persen dengan IHK 126,96, Kota Kudus sebesar 0,04 persen dengan IHK 129,70, dan inflasi terendah terjadi di Kota Purwokerto sebesar 0,02 persen dengan IHK 121,81.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026