Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Semarang Didesak Segera Tangani Rob

Senin, 1 Agustus 2016 18:41 WIB
Image Print
ilustrasi

Semarang, Antara Jateng - Kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah mendesak Pemerintah Kota Semarang untuk mempercepat penanganan rob yang terjadi di kawasan Kaligawe dan Genuk.

"Perekonomian di kawasan yang tergenang rob menjadi lesu sehingga jika tidak cepat ditangani berpotensi menambah angka kemiskinan di Semarang," kata anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Yudhi Indras Wiendarto di Semarang, Senin.

Menurut dia, peninggian talud Sungai Kalibanger dan di sepanjang Jalan Barito yang diperkirakan membutuhkan waktu kurang lebih lima bulan itu terlalu lama.

"Bencana yang letaknya jauh-jauh saja bisa cepat diatasi, tapi ini rob di Kota Semarang dan dekat dengan kantor Wali Kota dan Gubernur Jateng kok lama, kalau dibiarkan terlalu lama kasihan masyarakat sekitar," ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu memerinci bahwa berdasarkan hasil identifikasi dan verifikasi, warga miskin Kota Semarang pada 2015 tercatat sebanyak114.939 kepala keluarga atau 367.848 jiwa dari jumlah penduduk 1.764.405 jiwa.

Warga sangat miskin sebesar 39 kepala keluarga atau 105 jiwa, warga miskin sebesar 17.336 kepala keluarga atau 54.485 jiwa, dan warga hampir miskin sebesar 97.564 kepala keluarga atau 313.258 jiwa.

Kecamatan di Kota Semarang dengan jumlah penduduk miskin paling banyak adalah Semarang Utara dengan 44.495 jiwa.

Selain berpotensi menambah angka kemiskinan, Yudhi juga mengkhawatirkan kesehatan masyarakat sekitar menjadi terganggu akibat rob yang terjadi dalam jangka waktu lama.

"Rob yang menggenangi rumah warga dalam jangka waktu lama maka secara otomatis menyebabkan sanitasi tidak sehat sehingga perlu segera diberikan penanganan dengan opsi terbaik," katanya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah telah mengajukan dana bantuan sebesar Rp12 miliar ke pemerintah pusat untuk penanganan darurat rob di Kota Semarang.

"Pengajuan dana bantuan penanganan rob itu berasal dari Pemerintah Kota Semarang yang kemudian mendapat rekomendasi dari Gubernur Jawa Tengah untuk diajukan ke BNPB melalui BPBD Jateng," ujarnya.

Rencananya, dana bantuan yang diajukan itu akan dipergunakan untuk membeli selang dan pompa penyedot rob yang sering melanda di kawasan Kaligawe serta Genuk, Semarang.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026