Logo Header Antaranews Jateng

Jalur Alternatif Mudik dalam Kondisi Baik

Selasa, 7 Juni 2016 19:03 WIB
Image Print
Ilustrasi. Jalur Alternatif Mudik Lebaran. FOTO ANTARA/Rosa Panggabean.

Semarang, Antara Jateng - Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah Bambang Nugroho mengatakan bahwa jalur-jalur alternatif yang akan digunakan masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2016, dalam kondisi baik.

"Saya sudah perintahkan ke daerah supaya membuat rambu-rambu pengarah yang sederhana dari bambu di jalan-jalan alternatif, termasuk penyiapan patok pengarah, dan tidak boleh ada jalan berlubang," katanya di Semarang, Selasa.

Bambang memastikan perbaikan ruas jalan di Jateng dengan total panjang mencapai 368 kilometer tidak akan selesai semua menjelang Lebaran.

Terkait hal itu, ia meminta para kontraktor yang mengerjakan perbaikan sejumlah ruas jalan agar pengerjaannya tidak mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran 2016.

"Transisi pengerjaan antara yang lama dengan yang baru dibuat 'smooth' agar tidak membahayakan pemudik," ujarnya.

Jajaran Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Jawa Tengah juga telah menyiapkan jalur-jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat guna mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2016.

Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas pada arus mudik, kami siapkan jalur-jalur alternatif di sejumlah titik," kata Kepala Dishubkominfo Jawa Tengah Satriyo Hidayat.

Dishukominfo Jateng juga memetakan titik-titik yang rawan kemacetan saat arus mudik dan arus Lebaran 2016.

Titik rawan kemacetan itu antara lain, pintu tol Pejagan-Pemalang di Kabupaten Brebes, perlintasan kereta api di Pejagan, jalur Pejagan-Prupuk-Bumiayu, dan jalur lingkar Bumiayu.

Satriyo menilai potensi kemacetan di jalur selatan tidak terlalu parah dibandingkan jalur pantai utara Jawa Tengah.

Pewarta:
Editor: Kliwon
COPYRIGHT © ANTARA 2026