Logo Header Antaranews Jateng

Program Mudik Gratis Diminta Optimalkan Kereta Api

Senin, 9 Mei 2016 16:57 WIB
Image Print
Ilustrasi - Sejumlah pemudik mengantre masuk ke dalam kereta api. (Foto ANTARA)

Semarang, Antara Jateng - Program tahunan mudik gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota seyogianya mengoptimalkan penggunaan kereta api, kata anggota Komisi D DPRD Jateng Muhammad Rodhi.

"Saya sarankan kepada Bapak Gubernur kalau bisa (mudik gratis) pakainya kereta api karena kalau menggunakan bus dikhawatirkan menambah kepadatan jumlah kendaraan pada arus mudik yang berpotensi menimbulkan kemacetan," katanya di Semarang, Senin.

Menurut dia, penggunaan kereta api lebih efisien dibandingkan bus karena jumlah pemudik yang bisa diangkut satu gerbong dapat lebih banyak dibandingkan satu bus.

Ia mengatakan bahwa satu gerbong bisa mengangkut 80 sampai dengan 100 pemudik, sedangkan kapasitas angkut satu bus hanya 50 orang.

"Untuk mengangkut 400 s.d. 500 pemudik menggunakan bus harus disediakan 10-an bus. Bus-bus tersebut akan menambah kepadatan kendaraan pada arus mudik," ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera itu.

Terkait dengan hal tersebut, kata dia, Pemprov Jateng bisa bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia dalam menyewa kereta api untuk mengangkut pemudik dari Jakarta ke sejumlah daerah tujuan di Jateng.

"Pemprov harus mulai mempersiapkan mulai sekarang jika akan mengoptimalkan penggunaan kereta api untuk mudik gratis agar (PT KAI) bisa menambah slot rangkaian kereta api," katanya.

Menanggapi saran tersebut, Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jateng Sinoeng Nugroho Rachmadi mengatakan bahwa Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota se-Jateng memberikan kembali pelayanan mudik berupa mudik gratis 2016 bagi warga asal Jateng yang berada di DKI Jakarta.

"Pemerintah menyiapkan 178 bus dan tiga kereta api dengan jalur berbeda, kapasitas penumpang seluruhnya mencapai 10.700 orang," ujarnya.

Ia memerinci Pemprov Jateng menyiapkan 47 bus, pemerintah kabupaten/kota sebanyak 81 bus, dan Bank Jateng sekitar 50 bus.

"Untuk kereta api pada mudik gratis, diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen pada tanggal 2 Juli 2016 dengan tiga rute berbeda," katanya.

Kereta Api Menoreh Pagi (Jalur Utara) berangkat pukul 07.15 WIB dan melintasi Brebes-Tegal-Pemalang-Pekalongan-Weleri-Semarang Tawang.

KA Gajahwong (Jalur Selatan) berangkat pukul 06.16 WIB, dan melintasi Purwokerto-Kroya-Gombong-Kebumen-Kutoarjo, serta KA Jaka Tingkir diberangkatkan pukul 12.30 WIB dan melintasi Purwokerto-Tambak-Gombong-Kebumen-Kutoarjo dan Purwosari Solo.

Setiap kereta api membawa enam gerbong dan tiap gerbong berkapasitas 100 penumpang sehingga total peserta mudik gratis yang menggunakan kereta api mencapai 1.800 orang.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026