
Posisi Samator Makin Mantap

Samator yang menempati rangking pertama sementara dengan nilai 12 menghadapi Palembang Bank Sumselbabel disaksikan sekitar 2.000 penonton sangat seru karena kedua tim saling menekan untuk bisa mengambil poin di putaran kedua di Solo.
Surabaya Samator yang diperkuat dua pemain asing Reidel Alfonso Gonzales dan Pedro Lopes Fernadez bermain cukup menonjol karena smes-smes tajam yang dilakukan sering tidak mampu diblok lawan.
Bahkan, Samator yang menurunkan Mahfud Nurcahyadi, I Putu Randu, Raidel, Lopez, dan Rivan pada set pertama berhasil unggul atas Bank Sumselbabel dengan 25-20.
Samator yang bermain dengan tempo tinggi menekan lawan pada set kedua juga berhasil mengakhiri game dengan 25-22.
Samator memasuki set ketiga yang tinggal set penentuan untuk bisa memenangkan pertandingan melawan Bank Sumselbabel justru mendapat tekanan lawan. Kedua tim saling kerjar-mengejar mengumpulan poin mulai posisi 21-21.
Samator di set ketiga yang banyak menurunkan pemain muda bermain kurang stabil sehingga harus mengakui keunggulan Bank Sumselbabel dengan 23-25.
Bahkan, Samator pada set keempat pemainan kelihatan menurun, dan kesempatan diambil Bank Sumselbabel terus melakukan smes-smes tajam yang sulit dikembali dengan sempurna oleh pemain asal Surabaya itu.
Samator kembali kalah set keempat atas Bank Sumselbabel dengan skor 17-25 sehingga kedudukan menjadi sama kuat 2-2.
Samator memasuki set penentuan atau kelima bermain lebih hati-hati menghadapi Bank Sumselbabel yang diperkuat dua pemain asing, yakni Mori Sidibe dan Marko Bojic. Samator tidak memberikan kesempatan kepada lawan, dan Mahfud Nurcahyo dan kawan kawan akhirnya mampu memenangkan pertandingan dengan 15-8 sehingga skor tipis menjadi 3-2.
Pelatih Palembang Bank Sumselbabel Victor Laiyan mengatakan pada set pertama kedua mengakui keunggulan Samator yang bermain lebih bagus. Dua pemain asing Bank Sumselbabel bermain kurang tenang dan sering emosi di lapangan.
"Mory terutama servsnya sering mati sendiri beberapa kali karena mudah emosi. Namun, timnya set ketiga dan keempat sempat bermain kompak dan bisa menyamakan 2-2," kata Victor.
Namun, Victor mengakui pada set kelima memang milik Samator, mereka bermain lebih bagus berhasil mengambil set penentuan itu.
Pelatih Surabaya Samator Ibarsyah Djanu Tjahyono mengatakan timnya set pertama dan kedua sudah bermain seperti biasanya mengambil dua poin atas Bank Sumselbabel.
Namun, timnya pada set ketiga justru permainan menurun karena banyak pemain muda yang permainannya masih labil dan emosi kurang terkendali.
Menurut Ibarsyah, timnya akhirnya berhasil memenangi pertandingan setelah mengambil set kelima atau penentu atas Bank Sumselbabel. Dua pemain asingnya cukup mendukung tim, tetapi soal teknik bermain mereka sama.
"Dua pemain asing itu, hanya mempunyai pengalaman bermain di tingkat dunia sehingga keduanya di lapangan lebih tenang," katanya.
Kemenangan 3-2 atas Bank Sumselbabel tersebut menambah dua poin sehingga kini mengumpulkan 14 poin atau masih menempati rangking teratas sementara, dan Palembang Bank Sumselbabel memperoleh 9 poin menempati urutan kedua.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
