Logo Header Antaranews Jateng

Wartawan Temanggung Bagi Sembako ke Pemulung

Rabu, 10 Februari 2016 17:34 WIB
Image Print
Seorang pemulung mengais barang di tumpukan sampah. FOTO ANTARA/Yusran Uccang1

Ketua Panitia Baksos HPN Temanggung Anis Efizudin di Temanggung, mengatakan bahwa wartawan Temanggung pada Hari Pers Nasional (HPN) 2016 memberikan bantuan paket sembako kepada para "pahlawan lingkungan".

"Para pemulung merupakan pahlawan lingkungan karena tanpa keberadaan mereka, TPA Sanggrahan ini bakal cepat penuh," katanya.

Melalui para pemulung tersebut, kata dia, sampah anorganik berupa plastik diambil dari TPA tersebut, kemudian mereka jual untuk didaur ulang.

"Bersamaan dengan HPN ini kami menyampaikan terima kasih kepada para pemulung yang ikut menjaga lingkungan karena telah mengambil sampah anorganik yang sulit membusuk dari TPA ini," katanya.

Pada baksos ini, kata dia, dibagikan 50 paket sembako berupa beras, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan.

Wakil Ketua Forum Jurnalis Temanggung (FJT) Firman Eko Handy mengatakan bahwa peringatan HPN di Temanggung secara sederhana.

"Kami menyelenggarakan baksos untuk meringankan beban hidup pada warga yang setiap hari bergelut dengan sampah. Mudah-mudahan bantuan sembako ini dapat bermanfaat dan membantu mereka," katanya.

Kegiatan baksos itu, kata dia, rutin dilakukan FJT setiap HPN. Sebelumnya, yang menjadi sasaran adalah panti asuhan dan kini dilaksanakan di TPA Sanggrahan.

Seorang pemulung bernama Saridah (65) warga Dusun Losari, Desa Sanggrahan, Kranggan, menyampaikan terima kasih atas bantuan sembako dari para wartawan.

Ia menuturkan bahwa penghasilan dari memungut sampah plastik di TPA Sanggrahan setiap hari antara Rp10 ribu dan Rp20 ribu.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026