Logo Header Antaranews Jateng

IHSG BEI Melemah ke 4.479

Rabu, 12 Agustus 2015 22:16 WIB
Image Print
Ilustrasi memantau Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (IHSG BEI). (ANTARA/Puspa Perwitasari)

IHSG BEI ditutup melemah senilaik 143,10 poin atau 3,10 persen menjadi 4.479,49, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 28,79 poin (3,69 persen) menjadi 752,31.

"Aksi jual masih berlanjut menyusul kebijakan Tiongkok yang masih melakukan devaluasi mata uangnya," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu.

Ia menimpali, "Situasi itu mendorong mata uang rupiah ikut tertekan terhadap dolar AS, dan pelaku pasar berasumsi kinerja emiten akan kembali melemah ke depannya sehingga aksi jual saham pun kembali marak,"

Perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja, menurut dia, sepertinya kurang dapat menahan adanya aksi jual oleh pelaku pasar, terutama asing. Sejak pekan lalu asing terus melakukan aksi lepas saham.

Data perdagangan BEI memperlihatkan pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp763,768 miliar pada Rabu (12/8).

Ia mengharapkan, aksi jual saham mulai berkurang pada perdagangan hari selanjutnya sehingga pelemahan IHSG BEI dapat lebih terbatas.

Diharapkannya pula, pelaku pasar menyambut positif pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat di atas lima persen, dan akan menggenjot belanja APBN untuk kegiatan pembangunan infrastruktur.

Analis HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, aksi jual pelaku pasar akibat pelemahan rupiah dan aksi devaluasi yuan Tiongkok membuat IHSG BEI masuk ke daerah jenuh jual (oversold).

"Pelaku pasar dapat memanfaatkan saham yang telah rendah nilainya, rekomen akumulasi di berberapa saham berkapitalisasi besar," katanya.

BEI mencatat frekwensi transaksinya mencapai 230.267 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,83 miliar lembar saham senilai Rp4,63 triliun.

Sebanyak 37 saham bergerak naik, 278 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 67 saham.

Bursa regional, diantaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 582,19 poin (2,38 persen) ke level 23.916,02, indeks Nikkei turun 327,98 poin (1,58 persen) ke level 20.392,77, dan indeks Straits Times melemah 91,57 poin (2,90 persen) ke posisi 3.061,49.



Pewarta:
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026