
Situs Liyangan Serius Dikembangkan Jadi Objek Wisata

"Guna mendukung pengembangan Situs Liyangan menjadi objek wisata, kami mengajukan anggaran pembebasan tanah untuk membuat akses jalan ke kompleks situs di Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo senilai Rp2,8 miliar," kata Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi di Temanggung, Senin.
Kalau pengajuan anggaran tersebut disetujui DPRD Kabupaten Temanggung, kata Wakil Bupati Irawan Prasetyadi, pembebasan tanah dilakukan pada tahun 2016.
Menurut Irawan, dengan pembuatan jalan baru tersebut, memudahkan wisatawan berkunjung ke situs zaman Mataram Kuno tersebut.
Selain pembuatan jalan, kata dia, di kawasan tersebut juga akan dibangun museum untuk menyimpan benda-benda temuan di situs tersebut.
"Nanti dibangun museum dengan dana dari Pemprov Jateng, sedangkan Pemkab Temanggung sedang mencari tanahnya," katanya.
Dengan pembangunan jalan dan museum tersebut, lanjut dia, nantinya Liyangan menjadi salah satu objek wisata unggulan di Temanggung karena Situs Liyangan ada kaitannya dengan Borobudur, terutama kehidupan sosial pada waktu itu.
"Hal tersebut prospek sekali untuk menarik wisatawan datang ke Temanggung," katanya.
Sebelumnya, Bupati Temanggung Bambang Sukarno menuturkan bahwa Situs Liyangan di lereng Gunung Sindoro tersebut layak dikembangkan menjadi objek wisata sejarah.
"Oleh karena itu, Pemkab Temanggung serius menangani untuk pengembangan lebih lanjut," katanya.
Untuk mendukung pengembangan situs tersebut, kata dia, telah dilakukan seminar nasional "Situs Liyangan, Kajian, dan Pengembangan" di Museum Nasional Jakarta untuk mengkaji keberadaan Situs Liyangan guna pengembangan lebih lanjut sebagai aset sejarah peradaban manusia tempo dulu.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
