Logo Header Antaranews Jateng

Rayakan HUT RI, Pendaki Merapi Dibatasi 2.000 Orang

Senin, 10 Agustus 2015 11:55 WIB
Image Print
Sejumlah pendaki dari Pencinta Alam Primapala Ampel membentangkan bendera merah putih raksasa di punggung Gunung Merapi, Boyolali, Jawa Tengah, (17/8). Bendera merah putih raksasa dengan ukuran 90mx60m dibentangkan sebagai puncak perayaan HUT Kemerde

"Kuota pendaki ke Merapi HUT Ke-70 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2015 dibatasi sebanyak 2.000 orang," kata petugas jaga retribusi pendakian dari BTNGM, Samsuri, di Boyolali, Senin.

Menurut dia, kegiatan upacara HUT Kemerdekaan RI tersebut pada tahun sebelumnya mencapai sekitar 3.000 pendaki, dan untuk lebih memaksimalkan pemantauan kuota dibatasi hingga 2.000 pendaki.

Menurut Samsuri, kegiatan upacara peringatan HUT RI tersebut dilaksanakan berkat kerja sama antara BTNGM dengan SAR Barameru Desa Lencoh Selo.

Upacara pengibaran bendera Merah Putih, kata dia, akan dilaksanakan di lokasi puncak Pasar Bubrah atau berjarak sekitar 3,5 kilometer dari base camp New Selo atau memiliki ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan air laut.

"Kami perkiarakan malam 17-san itu, lereng Merapi akan dipadati pengunjung. Pendaki yang melakukan pendakian akan dikenai teribusi Rp17,5 ribu ditambah Rp1.000 untuk ansuransi," kata Samsuri.

Menyinggung soal lokasi untuk upacara di Pasar Bubrah, Samsuri yang juga anggota SAR Barameru tersebut menjelaskan, tempatnya sangat luas ribuan meter persegi dan diperkiarakan bisa menampung lebih dari 5.000 hingga 10 ribu orang lebih.

"Kegiatan upacara mengibaran Sang Merah Putih akan dilaksanakan, pada Jumat (17/8), sekitar pukul 07.00 WIB," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026