Logo Header Antaranews Jateng

2015, Cilacap Targetkan Produksi Beras 860.000 Ton

Selasa, 14 April 2015 12:12 WIB
Image Print
Buruh tani memikul karung berisi gabah di persawahan Kec. Maos. Kab. Cilacap, Jateng, Jumat (6/3). Harga beras di berbagai daerah mulai berangsur turun menyusul adanya panen raya di sejumlah wilayah. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/ss/Spt/15.
"Oleh karena itu, kami mengimbau petani yang telah selesai panen untuk segera mengolah sawahnya agar dapat secepatnya ditanami kembali. Manfaatkan setiap jengkal tanah dengan sebaik mungkin," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Cilacap Gunawan di Cilacap, Selasa.

Selain itu, kata dia, pihaknya bersama TNI juga melaksanakan operasi khusus dalam rangka mewujudkan Indonesia swasembada pangan.

Dalam hal ini, lanjut dia, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) akan bertugas untuk menggerakkan masyarakat agar menanami setiap jengkal tanahnya dengan komoditas pangan sedangkan petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) memberikan penyuluhan teknis terkait aplikasi sapta usaha tani.

"Untuk budidayanya, saya minta bantuan Babinsa. Hari ini, saya menggelar pertemuan dengan Danramil dan Babinsa untuk membicarakan operasi khusus tersebut," katanya.

Disinggung mengenai ketersediaan pupuk, Gunawan mengatakan bahwa persediaan pupuk di Cilacap dalam posisi aman.

Menurut dia, pihaknya akan bertindak tegas jika ada penyalahgunaan pupuk bersubsidi.

Bahkan, kata dia, beberapa waktu lalu, tiga pelaku penyalahgunaan pupuk bersubsidi telah ditangkap oleh petugas Kepolisian Resor Cilacap.

"Kalau ada yang menyalahgunakan pupuk bersubsidi dan sudah diberi peringatan hingga tiga kali tetapi tetap membandel, ya silakan berurusan dengan polisi," katanya.

Tiga orang yang ditangkap petugas Polres Cilacap karena diduga menyalahgunakan pupuk bersubsidi, yakni SF (39), warga Desa Margasari, Kecamatan Sidareja, S (35), warga Dusun Margamulya, Desa Gandrungmangu, Kecamatan Gandrungmangu, dan KD (58), warga Dusun Bugel, Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut.

Selain itu, petugas juga mengamankan 9 ton pupuk bersubsidi yang terdiri atas 116 sak (satu sak berisi 50 kilogram, red.) urea dan 73 sak pupuk SP36.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026