
Pasien di RS Pati Membeludak

Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Soewondo Pati Tuty Igniaty di Pati, Jumat, mengakui sejak akhir Desember 2014 hingga sekarang memang ada lonjakan jumlah pasien yang menjalani rawat inap.
Jumlah pasien yang menjalani rawat inap, kata dia, rata-rata bisa mencapai 90-an pasien per harinya, sedangkan penyakit yang mendominasi, demam berdarah maupun virus saluran pencernaan.
Hal tersebut, kata dia, dipengaruhi tingginya perkembangbiakan nyamuk yang berbarengan dengan meningkatnya intensitas hujan.
Akibat membeludaknya pasien, ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Soewondo dan sejumlah selasar rumah sakit terpaksa dimanfaatkan untuk tempat rawat inap pasien dengan tetap memperhatikan kenyamanan pasien.
Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati juga mengalami lonjakan jumlah pasien yang menjalani rawat inap karena taksatu pun ruang rawat inap yang kosong.
Juru bicara RS Mitra Bangsa Pati Kun Werdiningsih membenarkan terjadinya lonjakan jumlah pasien di rumah sakit tersebut sehingga semua ruang perawatan penuh.
Untuk mengatasi lonjakan tersebut, kata dia, pasien yang penyakitnya dinilai tidak begitu parah disarankan untuk menjalani rawat jalan.
"Pasien yang dinilai sudah sembuh dipersilakan untuk pulang sehingga dapat digunakan oleh pasien lain yang kondisinya perlu penanganan segera," ujarnya.
Cuaca seperti sekarang, kata dia, patut menjadi kewaspadaan masyarakat dengan menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
