Logo Header Antaranews Jateng

Harga Daging Kerbau dan Ayam di Kudus Turun Tajam

Jumat, 22 Agustus 2014 15:14 WIB
Image Print
"Komoditas yang mengalami penurunan harga paling tajam, yakni harga daging kerbau turun Rp20.000 menjadi Rp100.000 per kilogram," kata Kasi Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Sofyan Dhuhri, di Kudus, Jumat.

Selama ini, kata dia, harga jual daging kerbau berkisar Rp90.000-an per kg, namun pertengahan Agustus 2014 melonjak menjadi Rp120.000/kg.

Setelah stabil dengan harga tinggi, kata dia, pekan ini akhirnya harga jualnya turun menjadi Rp100.000/kg.

Penurunan harga, kata dia, terjadi pula pada harga jual daging ayam kampung menjadi Rp60.000/kg, dibanding sebelumnya mencapai Rp70.000/kg.

Sementara harga jual daging ayam broiler, kata dia, pekan ini turun Rp1.000 menjadi Rp32.000/kg.

Komoditas lainnya, yakni cabai merah kriting turun menjadi Rp6.000/kg, dibanding sebelumnya Rp6.500/kg, dan cabai rawet merah Rp15.000/kg atau turun Rp5.000 serta bawang putih turun Rp500 menjadi Rp14.000/kg.

"Wortel yang pekan sebelumnya dijual Rp8.000/kg, kini turun menjadi Rp7.000/kg," ujarnya.

Mayoritas komoditas lainnya, kata dia, cenderung stabil.

Di antaranya, harga jual beras jenis IR-36 dijual Rp7.000/kg, beras IR-64 dijual Rp8.000/kg dan gula pasir dijual Rp9.500/kg.

Daging sapi sejak pertengahan Juli 2014 juga stabil dengan harga Rp90.000.

Harga jual telur ayam kampung, katanya, dijual Rp1.700/ butir dan telur ayam ras dijual Rp18.500/kg, garam halus Rp2.000/gram, dan minyak goreng curah Rp11.000/kg.

Untuk harga cabai merah besar pekan ini sama dengan pekan sebelumnya ditawarkan ke konsumen sebesar Rp20.000/kg, cabai rawit hijau dijual Rp8.000/kg, bawang merah Rp16.000/kg, dan kentang Rp11.000/kg.

"Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga jual biasnaya karena faktor ketersediaan barang di pasaran cukup melimpah," ujarnya.

Ketika stok barang di pasaran tersedia melimpah, kata dia, harga jualnya cenderung turun, sebaliknya ketika stok di pasaran terbatas harga jual cenderung naik.
Ia mengatakan, pantauan harga jual kebutuhan pokok masyarakat tersebut dilakukan di beberapa pasar tradisional di Kudus, seperti Pasar Bitingan dan Pasar Kliwon Kudus.

Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026