Antisipasi Terorisme, Polda Bali Tingkatkan Patroli Laut
Minggu, 26 Januari 2014 11:21 WIB
"Pola pengamanan kami dengan meningkatkan patroli laut," kata Direktur Polisi Perairan Polda Bali, Komisaris Besar Tubuh Musyareh, di Denpasar, Minggu.
Menurut dia, patroli tersebut dilakukan hingga tiga mil dari pantai dengan menggunakan kapal patroli tipe C-3.
Kapal patroli tersebut telah disiagakan sebanyak dua unit di setiap markas kepolisian resor (mapolres) di seluruh Bali.
Selain itu, pihaknya juga telah menjalin kerja sama dan koordinasi dengan pihak pelabuhan untuk mengantisipasi aksi terorisme.
Petugas satuan wilayah di dua kabupaten, yakni Jembrana dan Karangasem juga disiagakan untuk mengawasi aktivitas penyeberangan pada pelabuhan resmi.
Bahkan, menurut dia, pelabuhan tidak resmi yang disebut juga jalur tikus menjadi perhatian (atensi) polisi agar tidak digunakan oleh orang tidak bertanggungjawab menyusup.
"Di Bali terdapat sekitar 67 jalur penyeberangan tidak resmi yang menjadi atensi kami," ucapnya.
Sebagian besar jalur tikus tersebut, dikatakannya, berada di Kabupaten Buleleng, Karangasem, dan Jembrana yang berbatasan dengan provinsi lain.
"Paling rawan itu di Buleleng dan Jembrana karena dekat dengan Jawa dan Kalimantan," ucapnya.
Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya akan meningkatkan patroli laut termasuk di jalur tikus tersebut.
Polisi juga memberdayakan masyarakat sekitar termasuk nelayan untuk ikut menjaga keamanan pesisir.
"Kami kerahkan melalui pengamanan swakarsa masyarakat, termasuk nelayan binaan Pol Air," katanya.
Hal tersebut, dikemukakannya, dilakukan mengingat pada Kamis (23/1) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), detasemen khusus (Densus) 88 Anti-Teror dan Polda NTB membekuk dua terduga teroris.
Beberapa waktu sebelumya,, Polda Jawa Timur juga menangkap dua terduga teroris di Kenjeran, Surabaya, pada Senin (20/1).
Peningkatan patroli itu, kata Tubuh, wajar dilakukan mengingat Bali kini diapit oleh dua daerah dengan adanya penangkapan kedua terduga teroris itu.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejagung menetapkan 3 eks pejabat BGN sebagai tersangka korupsi tata kelola MBG
03 June 2026 19:34 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017