Ketua IBI Kabupaten Magelang, Sri Kuswanti, di Magelang, Sabtu, mengatakan, di Kabupaten Magelang terdapat 51 bidan delima dan hari ini tambah 26 bidan yang dilantik sebagai bidan delima.

"Total bidan delima di Kabupaten Magelang 77 orang dan tahun ini kami targetkan bisa tambah 50 bidan lagi," katanya usai peresmian Gedung IBI dan pelantikan bidan delima.

Ia mengatakan, setiap tahun IBI berusaha menambah bidan delima dan pada 2015 ditargetkan semua bidan di Kabupaten Magelang mengantongi sertifikat bidan delima.

"Kami akan terus meningkatkan keterampilan dan SDM anggota IBI agar mendapat sertifikat delima. Kami juga akan mengadakan pelatihan dan pembinaan untuk peningkatan keterampilan anggota," kata Kuswanti yang juga Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dinas Kesehatan Pemkab Magelang itu.

Ia menuturkan, untuk mendapat sertifikat bidan delima, anggota IBI harus sudah praktik secara mandiri dan memiliki sarana prasarana yang representatif serta pengetahuan dan keterampilan yang teruji.

Ia mengatakan, keberadaan bidan delima setiap enam bulan sekali dievaluasi oleh fasilitator.

"Hasil evaluasi selama ini, ada dua bidan delima yang dicabut karena tidak memenuhi standar pelayanan dan ke depan mereka bisa mengajukan lagi yang tentunya harus memperbaiki standar pelayanannya dulu," katanya.

Gedung IBI dua lantai yang diresmikan Bupati Magelang Singgih Sanyoto, pembangunananya menelan biaya Rp2 miliar lebih.

Kuswanti menuturkan, dana untuk membangun Gedung IBI tersebut berasal dari iuran anggota. Semula setiap anggota ditarik iuran Rp10.000 per bulan, namun atas permintaan anggota meningkat menjadi Rp20.000 per bulan agar pembangunan gedung tersebut segera selesai.

"Pembangunan untuk lantai dua belum selesai. Rencananya lantai satu untuk pelayanan dan lantai dua untuk aula," katanya.

Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026